Diancam Trump, Hamas Kembalikan 2 Jenazah Sandera

Kamis, 16 Oktober 2025 - 09:25 WIB
loading...
A A A
Israel telah mengembalikan jenazah 45 warga Palestina lainnya, Kementerian Kesehatan yang dikelola Hamas mengonfirmasi pada hari Rabu, sehingga jumlah total jenazah yang diserahkan oleh Israel menjadi 90.

Sementara itu di Gaza, penduduk melaporkan kekhawatiran yang semakin besar tentang keberlangsungan gencatan senjata - dan harga pangan melonjak karena warga Palestina menimbun makanan.

Para pedagang dan pemasok di wilayah kantong tersebut telah menimbun bahan makanan untuk menciptakan kekurangan dan meningkatkan keuntungan, karena khawatir perang dapat berlanjut, ungkap penduduk setempat kepada BBC.

"Setiap kali kami mulai merasa aman, ancaman baru muncul, dan kami takut perang akan dimulai lagi," kata Neven Al-Mughrabi, seorang ibu dari enam anak, seorang warga pengungsi dari Gaza yang tinggal di Khan Younis.

Ia menambahkan bahwa seorang pedagang di pasar utama Khan Younis mengatakan permintaan tepung, minyak, dan gula melonjak dalam beberapa jam. "Meskipun harga tiba-tiba naik sekitar 30%, orang-orang tetap membeli seolah-olah mereka tidak percaya ketenangan akan bertahan lama, semua orang takut bantuan akan berhenti," kata Neven.

Para penasihat AS juga mengatakan AS bekerja sama dengan Israel untuk menciptakan "ruang aman" di belakang garis kuning bagi orang-orang untuk melarikan diri jika mereka merasa terancam oleh Hamas.

Dalam jangka panjang, para penasihat mengatakan mereka tidak melihat masa depan bagi Hamas untuk memerintah sebagian wilayah Gaza.

Fokus saat ini, menurut para penasihat, adalah pada "de-konflik" yang akan memungkinkan bantuan mengalir ke Gaza dan rekonstruksi dimulai, dengan pasukan keamanan internasional masih dalam tahap awal.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Israel Incar Pemimpin...
Israel Incar Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei, Siap Perang Lagi 
Rekomendasi
Purbaya Dijadwalkan...
Purbaya Dijadwalkan Uji Coba Perbaikan Coretax Pekan Depan
Perkuat Kualitas Informasi,...
Perkuat Kualitas Informasi, Pegadaian Berkomitmen Tingkatkan Kompetensi Ratusan Jurnalis
Raisa Diduga Jalan Bareng...
Raisa Diduga Jalan Bareng Chef Asal Prancis di Tokyo, Netizen Bahas Finansial sang Pria
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved