Israel Tembaki Warga Gaza, Hamas Tuding Zionis Langgar Gencatan Senjata

Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:31 WIB
loading...
A A A
"Dengan berlakunya gencatan senjata, rakyat Gaza dan Israel mulai melihat secercah harapan ketenangan yang rapuh setelah berbulan-bulan kehancuran," tambahnya.

Guterres mengatakan "Perserikatan Bangsa-Bangsa dan mitranya dengan cepat meningkatkan operasi di seluruh Gaza," karena "badan-badan PBB menjangkau masyarakat di wilayah-wilayah yang terputus selama berbulan-bulan, memberikan bantuan yang menyelamatkan jiwa."

"Upaya-upaya ini menandai langkah awal yang penting dalam menstabilkan kondisi dan memulihkan martabat dasar manusia, tetapi kebutuhannya tetap besar, dan akses serta pendanaan yang berkelanjutan sangat penting," kata pernyataan itu.

Guterres menyerukan semua pihak "untuk mengonsolidasikan gencatan senjata dan mengubahnya menjadi perdamaian abadi," mendesak para aktor regional dan global untuk memulai kembali "proses politik yang kredibel yang dapat menghasilkan dua negara yang merdeka, berdaulat, dan demokratis, Israel dan Palestina."

Fase pertama perjanjian gencatan senjata Gaza mulai berlaku pada hari Jumat berdasarkan rencana Trump untuk mengakhiri perang Israel selama dua tahun di wilayah kantong tersebut. Pembebasan warga Palestina yang dipenjara di penjara-penjara Israel dimulai pada hari Senin setelah Hamas membebaskan semua 20 tawanan Israel yang masih hidup yang ditahan di Jalur Gaza.

Sejak Oktober 2023, serangan Israel telah menewaskan lebih dari 67.800 warga Palestina di Gaza, kebanyakan dari mereka wanita dan anak-anak, membuat daerah kantong itu sebagian besar tidak dapat dihuni.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Macron Rilis Video Trump...
Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!
Rekomendasi
TMCR 2026 Ajak Warga...
TMCR 2026 Ajak Warga Jelajahi Jakarta Jelang Usia 500 Tahun
Muktamar NU Harus Jadi...
Muktamar NU Harus Jadi Momentum Pemurnian, Bukan Arena Perebutan Kekuasaan
Republik Ceko vs Afrika...
Republik Ceko vs Afrika Selatan 1-1: Peluang Lolos ke Fase Gugur Kian Menipis
Berita Terkini
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
Infografis
Kehebatan Rudal Sijjil,...
Kehebatan Rudal Sijjil, Senjata Andalan Iran Hancurkan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved