Israel Tembaki Warga Gaza, Hamas Tuding Zionis Langgar Gencatan Senjata
Rabu, 15 Oktober 2025 - 15:31 WIB
loading...
A
A
A
Secara terpisah, Kantor Berita Safa melaporkan bahwa pasukan Israel melepaskan tembakan pada Selasa pagi di barat laut Rafah, di Gaza selatan, meskipun gencatan senjata masih berlaku.
Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Guterres menyambut baik penerapan gencatan senjata yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, menggambarkannya sebagai momen "harapan yang rapuh" setelah berbulan-bulan kehancuran.
Baca Juga: Perang 2 Tahun Berakhir, Kini Gaza Dipenuhi Bom Israel yang Belum Meledak
"Sekretaris Jenderal menyambut baik penerapan gencatan senjata yang berkelanjutan di Gaza, berdasarkan usulan Presiden AS Donald J. Trump, termasuk pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina," kata juru bicaranya, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan dari Sharm el-Sheikh.
Guterres menyambut baik penerapan gencatan senjata yang berkelanjutan di Gaza, termasuk pembebasan sandera Israel dan Palestina.
Sekretaris Jenderal juga berterima kasih kepada pemerintah Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan Turki "atas upaya mediasi mereka yang gigih dan mengakui peran penting Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dalam memastikan bahwa semua pembebasan berlangsung dengan aman dan manusiawi."
Sementara itu, Sekjen PBB Antonio Guterres menyambut baik penerapan gencatan senjata yang sedang berlangsung di Jalur Gaza, menggambarkannya sebagai momen "harapan yang rapuh" setelah berbulan-bulan kehancuran.
Baca Juga: Perang 2 Tahun Berakhir, Kini Gaza Dipenuhi Bom Israel yang Belum Meledak
"Sekretaris Jenderal menyambut baik penerapan gencatan senjata yang berkelanjutan di Gaza, berdasarkan usulan Presiden AS Donald J. Trump, termasuk pembebasan sandera Israel dan tahanan Palestina," kata juru bicaranya, Stephane Dujarric, dalam sebuah pernyataan yang dikeluarkan dari Sharm el-Sheikh.
Guterres menyambut baik penerapan gencatan senjata yang berkelanjutan di Gaza, termasuk pembebasan sandera Israel dan Palestina.
Sekretaris Jenderal juga berterima kasih kepada pemerintah Qatar, Mesir, Amerika Serikat, dan Turki "atas upaya mediasi mereka yang gigih dan mengakui peran penting Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dalam memastikan bahwa semua pembebasan berlangsung dengan aman dan manusiawi."
Lihat Juga :