Dikudeta Militer dan Didemo Gen Z, Presiden Madagaskar Melarikan Diri ke Prancis
Selasa, 14 Oktober 2025 - 10:10 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Media Zionis Sebut PM Israel Netanyahu Menyerah kepada Hamas
Melansir RT, gerakan protes Gen Z Madagaskar yang digerakkan oleh pemuda, yang meletus pada 25 September, dipicu oleh meningkatnya rasa frustrasi atas pemadaman listrik dan kekurangan air.
Sebagai tanggapan, polisi telah menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan demonstran, di tengah laporan penjarahan dan serangan terhadap pusat-pusat komersial. Pihak berwenang telah memberlakukan jam malam di ibu kota dan memblokir jalan-jalan utama.
Ketegangan meningkat pada hari Sabtu ketika anggota unit militer elit CAPSAT bergabung dengan para demonstran, yang mengeluarkan ultimatum 48 jam yang menuntut pemecatan Rajoelina, menurut Madagascar Tribune.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Rajoelina menggambarkan peristiwa tersebut sebagai upaya perebutan kekuasaan dan mengecamnya sebagai inkonstitusional, mendesak "kekuatan nasional" untuk menjaga tatanan konstitusional.
Melansir RT, gerakan protes Gen Z Madagaskar yang digerakkan oleh pemuda, yang meletus pada 25 September, dipicu oleh meningkatnya rasa frustrasi atas pemadaman listrik dan kekurangan air.
Sebagai tanggapan, polisi telah menggunakan gas air mata dan peluru karet untuk membubarkan demonstran, di tengah laporan penjarahan dan serangan terhadap pusat-pusat komersial. Pihak berwenang telah memberlakukan jam malam di ibu kota dan memblokir jalan-jalan utama.
Ketegangan meningkat pada hari Sabtu ketika anggota unit militer elit CAPSAT bergabung dengan para demonstran, yang mengeluarkan ultimatum 48 jam yang menuntut pemecatan Rajoelina, menurut Madagascar Tribune.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu, Rajoelina menggambarkan peristiwa tersebut sebagai upaya perebutan kekuasaan dan mengecamnya sebagai inkonstitusional, mendesak "kekuatan nasional" untuk menjaga tatanan konstitusional.
Lihat Juga :