Pertempuran Sengit Pecah antara Pakistan dan Afghanistan

Minggu, 12 Oktober 2025 - 06:32 WIB
loading...
Pertempuran Sengit Pecah...
Kendaraan militer terlihat di wilayah perbatasan Pakistan dan Afghanistan saat pertempuran pecah. Foto/X
A A A
KABUL - Pertempuran sengit meletus pada hari Sabtu (11/10/2025) di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan. Kabar itu diungkap para pejabat dari kedua belah pihak, setelah saling tuduh atas pelanggaran wilayah udara dan serangan.

Kementerian Pertahanan Afghanistan mengatakan pasukannya melancarkan "operasi pembalasan yang berhasil" terhadap posisi keamanan Pakistan "di sepanjang Garis Durand" sebagai tanggapan atas apa yang digambarkannya sebagai serangan udara Pakistan yang berulang.

Pernyataan tersebut, yang diunggah di X oleh juru bicara Enayat Khowarazm, menambahkan "operasi berakhir" sekitar tengah malam.

Seorang pejabat provinsi Pakistan, Jan Achakzai, mengonfirmasi pertempuran telah terjadi, menulis di X bahwa pasukan Pakistan telah "memberikan respons yang kuat terhadap agresi Afghanistan."

"Pasukan Afghanistan melancarkan serangan tak beralasan di lima hingga enam lokasi di sepanjang perbatasan Pakistan-Afghanistan, yang menargetkan pos-pos Pakistan," ujarnya.

Respons tentara Pakistan "begitu intens sehingga para penyerang Afghanistan terpaksa mundur, meninggalkan korban mereka," klaimnya.

Ia menambahkan, "Perbatasan Pakistan aman... pemerintah Afghanistan harus ingat bahwa keinginan Pakistan untuk perdamaian tidak boleh disalahartikan sebagai kelemahan."

Tidak ada pihak yang merilis informasi mengenai korban jiwa, dan saat ini belum memungkinkan untuk memverifikasi klaim tersebut secara independen.

Insiden ini menyusul ledakan pada hari Kamis di Kabul, yang oleh para pejabat Afghanistan dituding sebagai serangan udara Pakistan. Islamabad belum mengonfirmasi adanya serangan lintas batas.

Eskalasi ketegangan baru-baru ini antara kedua negara tetangga tersebut dikaitkan dengan keamanan perbatasan dan aktivitas militan.

Islamabad menuduh Kabul melindungi para pejuang Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP), tuduhan yang dibantah pemerintahan Taliban.

Pertempuran terjadi ketika Menteri Luar Negeri Afghanistan Amir Khan Muttaqi mengunjungi India untuk melakukan pembicaraan yang bertujuan memperkuat hubungan diplomatik dan ekonomi dengan New Delhi.

Para pejabat Afghanistan mengatakan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya untuk memperluas kerja sama regional.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 Misi Pasukan Khusus...
6 Misi Pasukan Khusus yang Memicu Malapetaka, 2 Negara Adidaya Pernah Tumbang
Iran Lebih Suka Bombardir...
Iran Lebih Suka Bombardir Negara-negara Arab Dibandingkan Kapal Induk AS, Ini 5 Alasannya
Perang Iran Menjadi...
Perang Iran Menjadi Warisan Buruk Kebijakan Luar Negeri Amerika Serikat
UU Etnis Kontroversial...
UU Etnis Kontroversial China Mulai Diberlakukan, Berpotensi Hapus Identitas Budaya Minoritas
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved