Gencatan Senjata Gaza Dimulai Sabtu Pagi, Ini 4 Hal yang Masih Dinegosiasikan Israel-Hamas

Jum'at, 10 Oktober 2025 - 13:49 WIB
loading...
Gencatan Senjata Gaza...
Gencatan senjata di Gaza antara Israel dan Hamas akan dimulai Sabtu (11/10/2025) pagi waktu setempat. Foto/Anadolu
A A A
GAZA - Gencatan senjata di Gaza dijadwalkan berlaku Sabtu (11/10/2025) pagi waktu setempat, 24 jam setelah pemerintah Israel menyetujui kesepakatan tersebut.

Mengutip laporan BBC, setelah kesepakatan gencatan senjata Israel-Hamas diimplementasikan, para sandera Israel yang tersisa—sekitar 20 orang diyakini masih hidup—diperkirakan akan dibebaskan dalam waktu 72 jam, sementara ratusan warga Palestina akan dibebaskan dari penjara-penjara Israel.

Menjelang pemungutan suara Kabinet Israel, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump atas bantuannya dalam menegosiasikan kesepakatan tersebut.

Baca Juga: Hamas Umumkan Perang Melawan Israel di Gaza Telah Berakhir

Petinggi Hamas yang diasingkan, Khalil al-Hayya, mengatakan dia menerima jaminan dari Amerika Serikat dan para mediator lain bahwa perang telah resmi berakhir.

Menjelang pemungutan suara Kabinet Israel pada Kamis, militer Zionis terus menyerang Gaza. Otoritas pertahanan sipil yang dikelola Hamas mengatakan empat orang tewas dalam serangan terhadap sebuah gedung di Kota Gaza.

Para saksi mata mengatakan kepada BBC bahwa serangan udara Israel terjadi di Khan Younis, Jalur Gaza selatan, semalam.

Orang-orang di dekat koridor Netzarim juga melaporkan mendengar tembakan artileri militer Zionis.

Meski sepakat gencatan senjata, nasib Hamas, siapa yang berkuasa di Gaza, dan rincian penarikan tentara Israel masih perlu dinegosiasikan antara Israel dan Hamas.


4 Hal yang Masih Perlu Dinegosiasikan Israel-Hamas


1. Hamas menginginkan Negara Palestina, dan sebelumnya mengatakan mereka hanya akan melakukan demiliterisasi setelah negara tersebut terbentuk.

2. Hmas juga mengatakan ingin berperan di Gaza sebagai bagian dari "gerakan Palestina yang bersatu", tetapi rencana perdamaian 20 poin Trump yang berlaku saat ini secara eksplisit melarang keterlibatan Hamas.

3. Netanyahu tidak ingin Otoritas Palestina (PA) terlibat, dan dia tampaknya menolak keterlibatan PA di Gaza pascaperang ketika dia berdiri di samping Trump pekan lalu.

4. Penarikan penuh Israel dari Gaza masih belum jelas. Setelah Israel menarik diri untuk menguasai 53% wilayah Gaza, rencana Gedung Putih menandai dua penarikan lebih lanjut menjadi sekitar 40%, kemudian 15%. Apa yang terjadi setelah itu kemungkinan akan dinegosiasikan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
Betrand Peto Akui Putus...
Betrand Peto Akui Putus dari Aqila, Singgung Adanya Pihak Ketiga
Meta Hadirkan Kembali...
Meta Hadirkan Kembali Facebook Creator Studio Berbasis AI
Prabowo Ingatkan Gaji...
Prabowo Ingatkan Gaji Polisi Berasal dari Uang Rakyat: Jangan Justru Menyusahkan
Berita Terkini
China akan Bawa AI ke...
China akan Bawa AI ke Setiap Ruang Kelas, dari SD hingga Universitas
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Infografis
Cegah Gencatan Senjata,...
Cegah Gencatan Senjata, Israel Palsukan Penemuan Terowongan Hamas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved