Mesir Ingin Pasukan AS di Gaza sebagai Bagian Misi Penjaga Perdamaian

Selasa, 07 Oktober 2025 - 17:54 WIB
loading...
A A A
Negara-negara Arab dan Muslim marah ketika Trump mengumumkan rencananya pekan lalu. Meskipun ia mengakui dua tuntutan utama mereka—pengakhiran perang secara permanen dan tidak ada pemindahan paksa dari Gaza—ia tidak berkomitmen pada negara Palestina dan memberi ruang bagi Israel untuk menunda penarikannya dari Gaza.

Mesir sangat kesal karena Trump meremehkan peran Otoritas Palestina, lapor MEE.

Namun, mitra Arab dan Muslim AS mendukung rencana tersebut. Trump membanggakan dirinya sebagai seorang negosiator, dan para analis serta diplomat mengatakan masih banyak hal yang perlu dibahas pekan ini di Mesir.

Bertaruh dalam Permainan


Trump pada hari Minggu meminta para mediator untuk "bergerak cepat" guna mencapai kesepakatan setelah ia menyambut tanggapan Hamas terhadap proposalnya sebagai jalan menuju kesepakatan.

“Para pejabat Hamas, Mesir, Qatar, Turki, AS, dan Israel berpartisipasi dalam perundingan tersebut,” ungkap para pejabat Arab kepada MEE.

Rencana tersebut menyerukan pembebasan segera semua tawanan Israel yang tersisa di Gaza—sekitar 20 orang masih hidup—dengan imbalan tahanan Palestina.

Hamas dan Israel telah mengatur pertukaran tahanan sebelumnya, termasuk selama gencatan senjata pada bulan Januari yang gagal dua bulan kemudian ketika Israel secara sepihak kembali menyerang Gaza.

Jika semuanya berjalan sesuai rencana kali ini, fase pertama kesepakatan, yaitu pembebasan para tawanan, akan selesai dalam 72 jam, meskipun para analis memperingatkan Hamas mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan tawanan yang masih hidup dan yang telah meninggal.

Israel masih menyerang Gaza pada hari Senin.

Salah satu poin penting dalam perundingan ini adalah batas waktu penarikan Israel.

Rencana Trump tidak memberikan batas waktu yang spesifik dan memberi Israel ruang untuk tetap berada jauh di dalam Gaza.

“Mesir, Qatar, dan Turki mendesak penarikan penuh,” ungkap para pejabat Arab kepada MEE.

Hamas diperkirakan akan mendesak Israel untuk mundur ke zona penyangga sempit di sekitar Gaza sebelum sepenuhnya meninggalkan daerah kantong tersebut.

Para pemimpin Arab yang pasukannya diharapkan ikut serta dalam pasukan penjaga perdamaian internasional tidak ingin tentara mereka berdesakan dengan tentara Israel di antara reruntuhan Gaza.

Mereka juga tidak ingin dianggap memberikan perlindungan bagi Israel jika Israel secara sepihak kembali menyerang Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Jet Tempur F/A-18 Hornet...
Jet Tempur F/A-18 Hornet AS Tabrak Gunung, Picu Kebakaran Hutan
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Bintang Ghana Thomas...
Bintang Ghana Thomas Partey Dilarang Masuk Kanada Buntut Kasus Pelecehan Seksual
Audisi Miss Indonesia...
Audisi Miss Indonesia 2026 Yogyakarta Makin Ketat, Ini Kriteria yang Dicari Para Juri
Berita Terkini
Ini Poin-poin Penting...
Ini Poin-poin Penting Kesepakatan AS-Iran, Diteken di Jenewa Jumat Mendatang
AS dan Iran Capai Kesepakatan,...
AS dan Iran Capai Kesepakatan, Perang Berakhir
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved