Mesir Ingin Pasukan AS di Gaza sebagai Bagian Misi Penjaga Perdamaian

Selasa, 07 Oktober 2025 - 17:54 WIB
loading...
Mesir Ingin Pasukan...
Tentara Mesir berada di Sinai. Foto/anadolu
A A A
KAIRO - Tentara Amerika Serikat (AS) perlu dikerahkan ke Gaza jika pasukan penjaga perdamaian internasional yang dibayangkan dalam rencana gencatan senjata Presiden Donald Trump ingin terwujud. Mesir telah memberi tahu AS mengenai hal itu, menurut dua pejabat Arab yang berbicara kepada Middle East Eye (MEE).

Para pejabat senior Mesir memberi tahu rekan-rekan mereka di AS bahwa mereka ingin Pasukan Stabilisasi Internasional yang diuraikan dalam rencana perdamaian 20 poin Trump dimodelkan berdasarkan Pasukan dan Pengamat Multinasional (MFO) yang dikerahkan ke Sinai setelah semenanjung itu dikembalikan ke Mesir dari Israel pada tahun 1982.

AS telah memimpin MFO sejak awal, memasok ratusan pasukan sebagai pasukan penyangga dan penenang.

Rencana Trump membayangkan pasukan internasional yang terdiri dari negara-negara Arab dan Muslim mengamankan Gaza saat Israel mundur.

Mesir, satu-satunya negara Arab yang berbatasan dengan Gaza, akan memainkan peran kunci dalam pasukan tersebut, karena merupakan rumah bagi tentara terbesar di dunia Arab.

Intelijen militer Mesir juga memiliki hubungan dengan sayap bersenjata Hamas, Brigade Al-Qassam.

MEE sebelumnya melaporkan Hamas menginginkan pasukan Turki dikerahkan ke Gaza untuk menjamin gencatan senjata, tetapi dua pejabat Arab dan seorang mantan pejabat senior AS mengatakan Israel keberatan dengan kehadiran Turki.

Permintaan Mesir, yang telah dikomunikasikan secara publik dan tertutup, kemungkinan akan menguji keinginan Trump memperkuat kehadiran militernya di Gaza.

Seorang mantan pejabat senior AS yang mengetahui permintaan tersebut mengatakan permintaan tersebut tidak akan terwujud.

Namun, ada beberapa tanda bahwa AS sedang mempersiapkan kehadiran militer yang lebih besar di wilayah Israel.

“Personel militer AS di pangkalan udara Al-Udeid di Qatar telah dipindahkan ke Yordania untuk beberapa bulan mendatang,” ungkap seorang pejabat Arab kepada MEE.

Personel militer tersebut merupakan bagian dari tim penilaian risiko dan keamanan, yang secara efektif mengelola keamanan di pangkalan militer AS.

Para pejabat AS dan Arab, baik yang masih aktif maupun yang sudah pensiun, mengatakan kepada MEE bahwa langkah tersebut dapat menandakan AS sedang mempersiapkan kedatangan lebih banyak pasukan di wilayah tersebut.

Rencana Trump telah mencantumkan Yordania dan Mesir sebagai mitra keamanan utama di Gaza.

Pengerahan pasukan AS ke Gaza hanyalah salah satu dari sekian banyak poin sensitif yang harus dibahas oleh para negosiator yang bertemu di kota resor Sharm El-Sheikh, Mesir, pekan ini untuk mengakhiri perang Israel di Gaza yang sudah berjalan dua tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Uni Emirat Arab Bayar...
Uni Emirat Arab Bayar Iran Rp355,5 Triliun agar Berhenti Menyerang
AS Habisi Bos Geng Tren...
AS Habisi Bos Geng Tren de Aragua, Markasnya di Venezuela Dibom hingga Berkeping-keping
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Eks Presiden Korsel...
Eks Presiden Korsel Divonis 30 Tahun Penjara Terkait Operasi Drone ke Korut
Trump Ulang Tahun Ke-80,...
Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih
Rekomendasi
Hasil Piala Dunia 2026:...
Hasil Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 2-2, Kamada Buyarkan Kemenangan De Oranje
Jerman vs Curacao: Sang...
Jerman vs Curacao: Sang Debutan Jadi Ujian Perdana Die Mannschaft
Berawal dari HP Kentang,...
Berawal dari HP Kentang, Adang Haedaroh Sukses Jadi Kreator Gaming dengan 61 Ribu Followers
Berita Terkini
Warga China dan Rusia...
Warga China dan Rusia Berlomba Melahirkan Bayi di AS demi Status Kewarganegaraan
Perjanjian Damai Iran...
Perjanjian Damai Iran Jadi Kekalahan Paling Memalukan bagi AS, Ini 3 Alasannya
Setelah 4 Bulan Berperang,...
Setelah 4 Bulan Berperang, Ini 7 Hal yang Membuat Iran Lebih Kuat
Berlatih di Tijuana,...
Berlatih di Tijuana, Timnas Iran Dikawal 300 Pasukan Elite Meksiko
Jika Dicairkan, Aset...
Jika Dicairkan, Aset Beku Iran Jadi Oksigen Segar untuk Kebangkitan Ekonomi Iran
Militerisasi Jepang...
Militerisasi Jepang dan Bahaya Radiasi Radio Aktif
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved