China Hukum Mati 11 Anggota Keluarga Mafia Terkenal: Raup Rp23 Triliun dari Bisnis Kriminal

Kamis, 02 Oktober 2025 - 11:51 WIB
loading...
A A A
Kemudian, dua tahun lalu, aliansi kelompok pemberontak melancarkan serangan yang mengusir militer Myanmar dari sebagian besar wilayah Negara Bagian Shan, dan menguasai Laukkaing. China, yang memiliki pengaruh signifikan atas kelompok-kelompok ini, dianggap telah memberikan lampu hijau untuk serangan tersebut.

Ming Xuechang, kepala keluarga, dilaporkan bunuh diri; anggota keluarga lainnya diserahkan kepada otoritas China. Beberapa orang telah membuat pengakuan penuh penyesalan.

Ribuan orang yang bekerja di pusat-pusat penipuan juga telah diserahkan kepada polisi China.

Mengutip laporan BBC, Kamis (2/10/2025), dengan vonis ini, China mengisyaratkan tekadnya untuk menindak tegas bisnis penipuan di perbatasannya. Tekanan dari Beijing juga memaksa Thailand untuk mengambil tindakan terhadap pusat-pusat penipuan di sepanjang perbatasannya dengan Myanmar awal tahun ini.

Meskipun demikian, bisnis tersebut telah beradaptasi, dengan sebagian besar kini beroperasi di Kamboja, meskipun masih marak di Myanmar.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Langka, Kapal Perang...
Langka, Kapal Perang China Latihan Tembak di Dalam ZEE Jepang
China Perluas Pengaruh...
China Perluas Pengaruh di Kirgizstan, Warga Khawatir soal Kedaulatan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
AS Resmi Jalin Kerja...
AS Resmi Jalin Kerja Sama Nuklir dengan Arab Saudi di Tengah Konflik Iran
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Smartwatch AI, Kala...
Smartwatch AI, Kala Algoritma Mulai Membentuk Cara Kita Menilai Diri
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Wali Kota Semarang:...
Wali Kota Semarang: Butuh Komitmen Bersama dalam Pemberantasan Korupsi
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Infografis
Koruptor Terbesar China...
Koruptor Terbesar China Menilap Rp6,8 Triliun Dieksekusi Mati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved