Kapal Fregat Italia akan Segera Tinggalkan Pengawalan Armada Bantuan Gaza Jelang Zona Kritis

Rabu, 01 Oktober 2025 - 06:41 WIB
loading...
Kapal Fregat Italia...
Armada Sumud Global, inisiatif internasional yang bertujuan mencapai Gaza untuk mengirimkan bantuan kemanusiaan, berlayar di laut pada 30 September 2025. Foto/Ognjen Markovic/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Satu fregat angkatan laut Italia yang mengawal armada bantuan kemanusiaan Sumud menuju Gaza akan segera meninggalkan misi tersebut karena mendekati 150 mil laut dari Gaza. Penyelenggara armada menjelaskan hal itu pada hari Selasa (30/9/2025), Anadolu melaporkan.

“Kementerian Luar Negeri Italia telah memberi tahu kami bahwa fregat angkatan laut yang mengawal armada kami akan segera mengirimkan panggilan radio, menawarkan ‘kesempatan’ kepada para peserta untuk meninggalkan kapal dan kembali ke pantai sebelum mencapai apa yang disebut ‘zona kritis’,” ungkap pernyataan kelompok itu.

Penyelenggara menuduh Roma melakukan “sabotase”, mengklaim keputusan itu dimaksudkan untuk “menurunkan moral dan menghancurkan misi kemanusiaan damai yang gagal dijalankan oleh pemerintah sendiri.”

Mereka menggambarkan sikap Italia sebagai "kepengecutan yang berkedok diplomasi," dengan alasan jika Roma benar-benar ingin melindungi nyawa, mereka akan menggunakan armada angkatan lautnya untuk memastikan perjalanan yang aman bagi para relawan ke Gaza, alih-alih bertindak sebagai "pendukung Israel."

"Setiap peserta di kapal datang dengan kesadaran penuh akan risikonya," ungkap pernyataan itu. "Kami di sini karena jauh lebih berbahaya untuk tetap diam dalam menghadapi genosida, kelaparan, dan hukuman kolektif daripada berlayar membawa bantuan kemanusiaan."

Mereka berjanji misi akan terus berlanjut terlepas dari penarikan Italia. "Armada terus berlayar. Angkatan Laut Italia tidak akan menggagalkan misi ini," tegas kelompok itu.

Staf Umum Italia mengumumkan pada hari Selasa sebelumnya bahwa fregat Alpino akan mengeluarkan "panggilan terakhir" kepada para aktivis setelah armada mencapai batas 150 mil laut di lepas pantai Gaza, yang diperkirakan akan tiba Rabu pagi.

Fregat "tidak akan melintasi batas ini, memastikan keselamatan mereka yang berada di kapal tidak terancam," kata pernyataan itu.

Ditambahkan bahwa kapal tersebut siap menerima individu yang secara sukarela memutuskan turun, sesuai dengan prosedur keamanan dan peraturan internasional.

Menteri Pertahanan Italia Guido Crosetto mendesak para aktivis mempertimbangkan kemungkinan inisiatif gencatan senjata di bawah mediasi AS dan untuk menjajaki cara-cara alternatif pengiriman bantuan, sementara Menteri Luar Negeri Antonio Tajani menegaskan kembali bahwa Angkatan Laut Italia tidak akan mengawal armada tersebut jika mencoba menembus blokade Israel.

Baca juga: Mayat-mayat Bergeletakan di Jalanan Gaza, Tentara Israel Halangi Tim Evakuasi
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Terbang ke Israel, Pesawat...
Terbang ke Israel, Pesawat Komersial Polandia Kirim Sinyal Pembajakan
Rekomendasi
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Profil Andi Saputra,...
Profil Andi Saputra, Hakim Ad Hoc Tipikor yang Sampaikan Dissenting Opinion Vonis Nadiem
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Berita Terkini
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Infografis
Kapal Bantuan Gaza Dibom...
Kapal Bantuan Gaza Dibom Israel di Perairan Internasional
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved