Billboard Presiden Prabowo Muncul di Israel, Ini Respons Tegas Indonesia

Selasa, 30 September 2025 - 08:38 WIB
loading...
Billboard Presiden Prabowo...
Billboard bergambar Presiden Indonesia Prabowo Subianto bersama Presiden AS Donald Trump, PM Israel Benjamin Netanyahu dan para pemimpin Arab muncul di Tel Aviv, Israel. Foto/X @AbrahamShield25
A A A
JAKARTA - Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu), telah merespons tegas munculnya sejumlah billboard bergambar Presiden Prabowo Subianto di Tel Aviv, Israel, sebagai promosi Abraham Accords atau Perjanjian Abraham.

"Posisi Indonesia sangat clear bahwa tidak akan ada pengakuan dan normalisasi dengan Israel baik melalui Abraham Accords atau platform lainnya, kecuali Israel terlebih dahulu mau mengakui Negara Palestina yang merdeka dan berdaulat," kata juru bicara pertama Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, dalam pesan singkat Senin (28/9/2029) malam.

"Hal itu seperti yang pernah ditegaskan Menlu RI bahwa visi apa pun terkait Israel harus dimulai dari pengakuan terhadap kemerdekaan dan kedaulatan Palestina," lanjut dia.

Baca Juga: Ada Billboard Bergambar Presiden Prabowo di Tel Aviv, Dicatut Israel?

Billboard-billboard yang dipajang di Tel Aviv menampilkan gambar Prabowo berjejer dengan gambar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, dan sejumlah pemimpin Arab.

Gambar-gambar billboard tersebut telah diunggah di X oleh akun @AbrahamShield25—akun yang mempromosikan Perjanjian Abraham— pada hari Minggu.

Perjanjian Abraham adalah kesepakatan normalisasi hubungan antara Israel dan negara-negara Arab yang ditengahi Trump.

Unggahan akun itu diberi judul: "Israel Says Yes to Trump’s Plan (Israel Setuju dengan Rencana Trump)".

"Koalisi Israel untuk Keamanan Regional telah meluncurkan kampanye papan reklame nasional baru yang mendesak pemerintah untuk mendukung inisiatif Presiden Donald Trump untuk mengakhiri perang di Gaza dan memperluas Perjanjian Abraham," bunyi terjemahan dari bagian unggahan tersebut.

"Menampilkan Presiden Trump, PM Netanyahu, para pemimpin Arab moderat, Presiden Indonesia, dan Ketua Otoritas Palestina Mahmoud Abbas, pesan kampanye ini jelas: 'Setuju dengan Rencana Trump–LAKUKAN'," lanjut unggahan tersebut.

"Koalisi-sebuah kelompok non-partisan yang terdiri dari lebih dari 120 pemimpin senior keamanan, kebijakan, dan ekonomi Israel-menyebut proposal Trump sebagai langkah yang serius dan bertanggung jawab untuk mengubah keuntungan militer Israel menjadi terobosan diplomatik strategis dan menciptakan realitas baru di Gaza-tanpa Hamas," imbuh unggahan akun tersebut.

Munculnya gambar Presiden Prabowo dalam billboard itu diduga sebagai manuver Israel untuk mempromosikan perluasan normalisasi hubungan dengan mencatut sosok pemimpin Indonesia.

Papan-papan reklame itu muncul beberapa hari setelah Presiden Prabowo berpidato di Sidang Umum PBB, dengan menyatakan Indonesia akan mengakui Negara Israel jika Israel mengakui Negara Palestina.

Sebagai respons, PM Netanyahu dalam pidatonya di Sidang Umum PBB juga menyebut sosok Presiden Prabowo.

Indonesia sejauh ini tidak memiliki hubungan diplomatik resmi dengan Israel, yang artinya tidak mengakui negara Yahudi tersebut. Sebaliknya, Indonesia telah bertahun-tahun silam mengakui Negara Palestina.

Rezim Zionis Israel telah lama menargetkan Indonesia dan Arab Saudi untuk normalisasi hubungan, namun sulit terwujud karena Israel menolak solusi dua negara atau mengakui Negara Palestina.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
PKB Minta PDIP Tegas...
PKB Minta PDIP Tegas soal Posisi terhadap Pemerintah: Jangan Abu-abu
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
Meksiko vs Korea Selatan:...
Meksiko vs Korea Selatan: Mampukah Taegeuk Warriors Akhiri Kutukan?
Kepulangan Haji Capai...
Kepulangan Haji Capai 55 Persen, Kemenhaj Puji Kedisiplinan Jemaah Haji Indonesia
Berita Terkini
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved