Eks Menteri China Dihukum Mati karena Terima Suap Rp628 Miliar

Senin, 29 September 2025 - 07:28 WIB
loading...
Eks Menteri China Dihukum...
Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan China, dijatuhi hukuman mati setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai lebih dari 268 juta yuan atau lebih dari Rp628 miliar. Foto/Pengadilan Rakyat Menengah Changchun
A A A
BEIJING - Tang Renjian, mantan Menteri Pertanian dan Urusan Pedesaan China, telah dijatuhi hukuman mati dengan penangguhan pelaksanaan hukuman selama dua tahun. Dia dihukum mati setelah dinyatakan bersalah menerima suap senilai lebih dari 268 juta yuan atau lebih dari Rp628 miliar.

Mengutip laporan kantor berita Xinhua, Senin (29/9/2025), vonis mati terhadap Tang dijatuhkan oleh Pengadilan Rakyat Menengah Changchun di Provinsi Jilin pada hari Minggu.

Tang dinyatakan bersalah menerima suap termasuk uang tunai dan properti senilai lebih dari 268 juta yuan di berbagai posisi yang dipegangnya dari tahun 2007 hingga 2024.

Baca Juga: 4 Hukuman bagi Koruptor di China: Eksekusi Mati hingga Hak Politik Dicabut

Menurut laporan tersebut, pengadilan menangguhkan pelaksanaan hukuman matinya selama dua tahun, dengan catatan bahwa dia telah mengakui kejahatannya.

Partai Komunis China memecat Tang pada November 2024, enam bulan setelah dia diselidiki oleh pengawas antikorupsi dan dicopot dari jabatannya.

Investigasi terhadap Tang berlangsung sangat cepat dan mengikuti investigasi serupa terhadap Menteri Pertahanan Li Shangfu dan pendahulunya Wei Fenghe.

Presiden Xi Jinping memulai kampanye pembersihan aparat keamanan dalam negeri China pada tahun 2020, dengan tujuan memastikan polisi, jaksa penuntut, dan hakim benar-benar loyal, benar-benar murni, dan benar-benar dapat diandalkan.

Dari biografi resminya tercatat bahwa Tang menjabat sebagai gubernur provinsi Gansu di China barat dari tahun 2017 hingga 2020 sebelum diangkat menjadi menteri pertanian dan urusan pedesaan.

Pada bulan Januari, Presiden Xi mengatakan korupsi merupakan ancaman terbesar bagi Partai Komunis China dan jumlah kasus terus meningkat.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
China Luncurkan Alat...
China Luncurkan Alat Pelacak Kapal Selam Nuklir, Bakal Ubah Perang Masa Depan
Biksu Buddha di China...
Biksu Buddha di China Dilaporkan Ditahan usai Peringati Peristiwa Tiananmen
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
KPK Telusuri Aliran...
KPK Telusuri Aliran Dana terkait Kasus Pembangunan Gedung Pemkab Lamongan
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
Rupiah Menguat dalam...
Rupiah Menguat dalam Sepekan, Simak Prediksi Pekan Depan
Demonstrasi Ketidakpastian...
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
Visa Ditolak, Thomas...
Visa Ditolak, Thomas Partey Absen Bela Ghana Lawan Panama di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Promosikan Startup ke...
Promosikan Startup ke Dunia, Indonesia Gabung London Tech Week
Tak Ingin Bernasib seperti...
Tak Ingin Bernasib seperti Ukraina, Polandia Operasikan Jet Tempur Siluman
AS Klaim Tembak Jatuh...
AS Klaim Tembak Jatuh Banyak Drone Iran
Tak Ingin Terus Jadi...
Tak Ingin Terus Jadi Target Rudal Iran, UEA Bayar Rp53 Triliun ke Teheran
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Infografis
Koruptor Terbesar China...
Koruptor Terbesar China Menilap Rp6,8 Triliun Dieksekusi Mati
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved