5 Fakta Tragedi Kampanye Politik yang Menewaskan 39 Orang
Minggu, 28 September 2025 - 20:45 WIB
loading...
A
A
A
Ia menyampaikan "simpati dan belasungkawa terdalamnya" kepada keluarga korban, dan doa untuk "kesembuhan yang cepat" bagi mereka yang berada di rumah sakit.
Kecelakaan maut bukanlah hal yang jarang terjadi di India, dan tahun ini saja telah terjadi beberapa insiden tragis serupa, termasuk di festival Kumbh Mela Hindu yang terkenal dan di luar stadion kriket.
Pengacara TVK, Arivazhagan, mengatakan kepada NDTV bahwa partainya telah mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Madras yang mendesak pengadilan untuk membentuk Tim Investigasi Khusus atau melimpahkan kasus tersebut ke badan pusat CBI. Arivazhagan membantah pernyataan pemerintah negara bagian bahwa pedoman keselamatan telah dilanggar pada demonstrasi di Karur.
Arivazhagan, koordinator hukum TVK tingkat negara bagian, mengatakan mereka akan mengajukan kasus ini ke pengadilan tinggi Madurai besok. "Ada konspirasi, konspirasi kriminal dalam insiden di Karur, jadi kami meminta pengadilan tinggi yang terhormat untuk menyelidiki masalah ini secara independen, bukan oleh badan negara," ujarnya kepada NDTV. "Pengadilan harus membentuk tim investigasi khusus, atau mereka harus melimpahkan kasus ini dari kepolisian Tamil Nadu ke CBI," ujarnya.
Baca Juga: Jerman Darurat Sifilis, Ini Ternyata Pemicunya!
2. Tragedi yang Terus Berulang
Perdana Menteri India Narendra Modi mengatakan insiden itu "sangat disayangkan" dan "sangat menyedihkan" dalam sebuah unggahan di X.Kecelakaan maut bukanlah hal yang jarang terjadi di India, dan tahun ini saja telah terjadi beberapa insiden tragis serupa, termasuk di festival Kumbh Mela Hindu yang terkenal dan di luar stadion kriket.
3. Tragedi yang Dipicu Konspirasi
Partai TVK, yang dipimpin aktor sekaligus politisi Vijay, menuduh adanya konspirasi DMK di balik insiden penyerbuan pada demonstrasi kemarin di Karur yang menewaskan puluhan orang.Pengacara TVK, Arivazhagan, mengatakan kepada NDTV bahwa partainya telah mengajukan petisi ke Pengadilan Tinggi Madras yang mendesak pengadilan untuk membentuk Tim Investigasi Khusus atau melimpahkan kasus tersebut ke badan pusat CBI. Arivazhagan membantah pernyataan pemerintah negara bagian bahwa pedoman keselamatan telah dilanggar pada demonstrasi di Karur.
Arivazhagan, koordinator hukum TVK tingkat negara bagian, mengatakan mereka akan mengajukan kasus ini ke pengadilan tinggi Madurai besok. "Ada konspirasi, konspirasi kriminal dalam insiden di Karur, jadi kami meminta pengadilan tinggi yang terhormat untuk menyelidiki masalah ini secara independen, bukan oleh badan negara," ujarnya kepada NDTV. "Pengadilan harus membentuk tim investigasi khusus, atau mereka harus melimpahkan kasus ini dari kepolisian Tamil Nadu ke CBI," ujarnya.
Baca Juga: Jerman Darurat Sifilis, Ini Ternyata Pemicunya!
4. Partai Berkuasa di Distrik Dituduh Jadi Dalang
Ketika ditanya apakah TVK tidak memercayai penyelidikan polisi negara bagian, pengacara tersebut menjawab, "Ada konspirasi kriminal. Kami menerima informasi yang dapat dipercaya dari penduduk setempat, dan kami memiliki beberapa rekaman CCTV. Rekaman itu menunjukkan adanya konspirasi kriminal oleh beberapa fungsionaris partai berkuasa di distrik Karur."Lihat Juga :