Profil Gustavo Petro, Presiden Kolombia yang Caci Maki Israel sebagai Nazi Baru

Minggu, 28 September 2025 - 08:02 WIB
loading...
Profil Gustavo Petro,...
Gustavo Petro, Presiden Kolombia yang caci maki Israel sebagai Nazi baru dalam pidatonya di Sidang Umum PBB. Dia juga demo pro-Palestina di New York. Foto/Periodico 26
A A A
JAKARTA - Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva telah mencium kepala Presiden Kolombia Gustavo Petro sebagai penghormatan atas pidatonya yang berani di Majelis Umum PBB. Dalam pidatonya, Petro mencaci maki Israel dengan sebutan "Nazi baru".

Dia juga menyerukan pembentukan pasukan militer internasional, termasuk dari negara-negara Asia, untuk membebaskan Palestina dari pendudukan Zionis Israel.

Petro mendorong dunia internasional untuk melawan "tirani dan totalitarianisme", yang menurutnya, disebarkan oleh Amerika Serikat (AS) dan NATO.

“Kita membutuhkan pasukan yang kuat dari negara-negara yang tidak menerima genosida. Itulah sebabnya saya mengajak bangsa-bangsa di dunia dan rakyatnya, lebih dari segalanya, sebagai bagian integral dari umat manusia, untuk menyatukan senjata dan pasukan. Kita harus membebaskan Palestina,” ujarnya dalam pidato hari Selasa lalu.

Baca Juga: Presiden Kolombia Serukan Tentara Internasional untuk Membebaskan Palestina

Petro lebih lanjut menegaskan bahwa sudah saatnya untuk bertindak, bukan sekadar kata-kata, menekankan bahwa “mereka tidak hanya akan mengebom Gaza, bukan hanya Karibia seperti yang telah mereka lakukan, tetapi seluruh umat manusia yang menuntut kebebasan.”

Tak hanya lantang di podium PBB, Presiden Kolombia ini juga turun ke jalan di New York—bergabung dengan demonstran yang memprotes genosida militer Israel terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza.

Keberaniannya telah membuat pemerintah Amerika Serikat terusik, yang pada akhirnya mencabut visa Petro. Menurutnya Petro, tindakan AS ini jelas merupakan pelanggaran aturan PBB.

Profil Gustavo Petro yang Gigih Bela Palestina


Mengutip laman Britannica, Gustavo Petro lahir pada 19 April 1960 di Ciénaga de Oro, Kolombia. Dia adalah seorang politikus dan mantan anggota kelompok gerilya Marxis Gerakan 19 April (M-19)—yang pada tahun 2022 menjadi orang kiri pertama yang menjabat sebagai presiden Kolombia.

Kemungkinan besar merupakan keturunan Italia atau Roma, Petro lahir di Ciénaga de Oro, sebuah kota kecil di wilayah peternakan sapi dan kapas di negara bagian Cordoba di Kolombia barat laut.

Setelah keluarganya pindah, dia tumbuh besar sekitar 50 km (30 mil) di timur laut Bogotá di kota pertambangan garam Zipaquirá, Cundinamarca, di mana dia menyaksikan kemiskinan yang berdampak seumur hidup padanya, begitu pula pengalaman awalnya dengan para organisator buruh, yang turut membentuk apa yang kelak menjadi pandangan dunia kirinya.

Semasa kecil, dia gemar membaca biografi dan bercita-cita menulis novel kriminal. Dia juga mengagumi novelis peraih Nobel Gabriel García Márquez, yang pernah bersekolah di sekolah Katolik tempat Petro menempuh pendidikan awalnya, Colegio Nacional de La Salle, di Zipaquirá.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Pengadilan AS Hukum...
Pengadilan AS Hukum Warga Israel karena Curi Rahasia Dagang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Balas Dendam, Iran Hujani...
Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone
Rekomendasi
Kejurnas Atletik 2026...
Kejurnas Atletik 2026 Resmi Bergulir, Jadi Ajang Lahirnya Generasi Baru Atlet Indonesia
Presiden FIFA Dicecar...
Presiden FIFA Dicecar Jurnalis soal Kekacauan Piala Dunia 2026, Jawaban Infantino Terkesan Meremehkan
Rencana Batasan Tar-Nikotin...
Rencana Batasan Tar-Nikotin dan Penyeragaman Kemasan Dinilai Ancam Industri Kretek Nasional
Berita Terkini
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved