AS Usir 8.800 Imigran Anak-anak di Bawah Aturan Virus Corona
Sabtu, 12 September 2020 - 14:51 WIB
loading...
A
A
A
Sejak itu, pejabat AS dengan cepat mengusir para imigran, termasuk anak di bawah umur tanpa pendamping, tanpa proses standar imigrasi.
Trump, yang berjuang untuk terpilih kembali pada pemilu presiden 3 November mendatang, telah mengambil tindakan tegas terhadap imigrasi legal dan ilegal sebagai presiden.
Para pendukung imigrasi berpendapat bahwa peraturan baru tersebut menempatkan para imigran, terutama anak-anak, dalam risiko besar. Pemerintah federal telah menahan mereka selama berhari-hari atau terkadang berminggu-minggu di hotel dengan kontraktor tanpa izin untuk menjaga mereka. Pengacara imigrasi mengatakan informasi pribadi anak-anak tidak dicatat dalam sistem komputer biasa, membuat mereka hampir tidak mungkin dilacak.(Baca juga: Trump Larang Imigrasi Selama 60 Hari, Target Pencari Green Card )
Pada bulan Juni, kepala Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS Mark Morgan mengatakan bahwa sekitar 2.000 imigran anak-anak tanpa pendamping telah diusir atas aturan tersebut.
American Civil Liberties Union kemudian menggugat pemerintah atas perintah tersebut pada bulan Juni, dan badan tersebut telah menolak untuk memperbarui jumlahnya sejak saat itu, dengan alasan litigasi yang tertunda.
Trump, yang berjuang untuk terpilih kembali pada pemilu presiden 3 November mendatang, telah mengambil tindakan tegas terhadap imigrasi legal dan ilegal sebagai presiden.
Para pendukung imigrasi berpendapat bahwa peraturan baru tersebut menempatkan para imigran, terutama anak-anak, dalam risiko besar. Pemerintah federal telah menahan mereka selama berhari-hari atau terkadang berminggu-minggu di hotel dengan kontraktor tanpa izin untuk menjaga mereka. Pengacara imigrasi mengatakan informasi pribadi anak-anak tidak dicatat dalam sistem komputer biasa, membuat mereka hampir tidak mungkin dilacak.(Baca juga: Trump Larang Imigrasi Selama 60 Hari, Target Pencari Green Card )
Pada bulan Juni, kepala Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS Mark Morgan mengatakan bahwa sekitar 2.000 imigran anak-anak tanpa pendamping telah diusir atas aturan tersebut.
American Civil Liberties Union kemudian menggugat pemerintah atas perintah tersebut pada bulan Juni, dan badan tersebut telah menolak untuk memperbarui jumlahnya sejak saat itu, dengan alasan litigasi yang tertunda.
(ber)
Lihat Juga :