Islamabad Samakan Pakta Pertahanan Arab Saudi-Pakistan dengan NATO

Minggu, 21 September 2025 - 08:00 WIB
loading...
Islamabad Samakan Pakta...
Islamabad samakan pakta pertahanan yang diteken Arab Saudi dan Pakistan dengan pakta pertahanan NATO. Foto/X@CMShehbaz
A A A
RIYADH - Islamabad telah menyamakan pakta pertahanan yang diteken Arab Saudi dan Pakistan dengan pakta pertahanan NATO. Demikian disampaikan juru bicara pemerintah Pakistan, Musadik Malik.

Menurutnya, pakta pertahanan itu mencerminkan komitmen jangka panjang yang kini telah diformalkan dalam bentuk perjanjian.

“Ini seperti banyak [pakta] pertahanan lainnya dan saya pikir cara terbaik untuk melihatnya adalah dengan melihat NATO,” ujarnya kepada Al Arabiya English dalam wawancara mengenai "Kesepakatan Riyal", yang dipresentasikan oleh jurnalis Tom Burges Watson.

Baca Juga: Arab Saudi Tandatangani Pakta Pertahanan Bersama dengan Pakistan yang Bersenjata Nuklir

Persamaan lainnya adalah Kesepakatan Riyal memungkinkan Arab Saudi mendapat perlindungan "payung nuklir" dari Pakistan, yang merupakan satu-satunya negara Islam bersenjata nuklir. Ini seperti NATO yang memberikan perlindungan "payung nuklir" bagi anggotanya.

“Ini bukan perjanjian yang agresif. Perjanjian ini tidak mengundang untuk menyerang siapa pun, tetapi jika salah satu negara dalam kerangka NATO diserang, akan dianggap seolah-olah semuanya telah diserang," paparnya, yang dilansir Minggu (21/9/2025).

Malik mengatakan perjanjian tersebut mengkodifikasi kesepahaman yang telah mendefinisikan hubungan Arab Saudi-Pakistan selama beberapa dekade.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Permudah Layanan Jemaah...
Permudah Layanan Jemaah Haji dan Umrah Indonesia, BSI Bakal Hadir di Arab Saudi
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Brutal! Siswa Ngamuk...
Brutal! Siswa Ngamuk Tembaki SMA di Filipina, 3 Orang Tewas 5 Luka
Rekomendasi
Penahanan Roy Suryo...
Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa Ditangguhkan Kejaksaan, Kapolri: Kewajiban Kami Telah Selesai
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Prabowo Bakal Resmikan...
Prabowo Bakal Resmikan 1.151 Km Jalan serta Hadiri Munas-Konbes NU
Berita Terkini
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Siapa Bagher Ghalibaf?...
Siapa Bagher Ghalibaf? Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Menundukkan AS
Wanita Ini Dihujat karena...
Wanita Ini Dihujat karena Sebut Islam Organisasi Teroris, Sekarang Malah Dapat Donasi Rp2,5 Miliar
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Trump Ancam Tak Tolong...
Trump Ancam Tak Tolong Negara-negara NATO karena Tolak Bantu AS Melawan Iran
Keir Starmer, PM yang...
Keir Starmer, PM yang Baik, tapi Kenapa Dibenci?
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved