4 Fakta Pakistan Akan Bantu Arab Saudi jika DIserang

Sabtu, 20 September 2025 - 19:40 WIB
loading...
4 Fakta Pakistan Akan...
Pakistan dan Arab Saudi jalin pakta pertahanan yang erat. Foto/X/@999saudsalman
A A A
RIYADH - Arab Saudi dan Pakistan menandatangani perjanjian pertahanan bersama selama kunjungan kenegaraan Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif ke Riyadh. Klausul kunci pakta ini menyatakan bahwa "setiap agresi terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai agresi terhadap keduanya".

4 Fakta Pakistan Akan Bantu Arab Saudi jika DIserang

1. India Marah Besar

Dalam tanggapan yang terukur, India menyatakan bahwa pakta ini meresmikan kesepakatan yang telah lama berlaku antara kedua negara.

"Kami telah melihat laporan penandatanganan pakta pertahanan bersama yang strategis antara Arab Saudi dan Pakistan. Pemerintah menyadari bahwa perkembangan ini, yang meresmikan kesepakatan yang telah lama berlaku antara kedua negara, telah dipertimbangkan," ujar Kementerian Luar Negeri menanggapi pertanyaan media, dilansir NDTV.

"Kami akan mempelajari implikasi dari perkembangan ini bagi keamanan nasional kami serta bagi stabilitas regional dan global. Pemerintah tetap berkomitmen untuk melindungi kepentingan nasional India dan memastikan keamanan nasional yang komprehensif di semua bidang," ujar Kementerian Luar Negeri menanggapi pertanyaan media.

BacaJuga: 3 MiG-31 Rusia Terus Memprovokasi, Estonia Minta Bantuan NATO

2. India dan Pakistan Sudah Bersahabat selama 8 Dekade

Sebuah pernyataan bersama menyatakan bahwa Perdana Menteri Pakistan mengunjungi Riyadh atas undangan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman. Pangeran Saudi tersebut bertemu dengan Sharif di Istana Al-Yamamah di Riyadh. "Kedua belah pihak meninjau hubungan historis dan strategis antara kedua negara, dan sejumlah topik yang menjadi kepentingan bersama," demikian pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut menyatakan bahwa pakta pertahanan bersama ini dibangun di atas "kemitraan bersejarah yang telah berlangsung selama hampir delapan dekade" antara Arab Saudi dan Pakistan. Pakta ini juga didasarkan pada "ikatan persaudaraan dan solidaritas Islam, serta kepentingan strategis bersama dan kerja sama pertahanan yang erat antara kedua negara", demikian pernyataan tersebut.

3. Saling Membantu jika Diserang Negara Lain

"Perjanjian ini, yang mencerminkan komitmen bersama kedua negara untuk meningkatkan keamanan mereka dan mencapai keamanan serta perdamaian di kawasan dan dunia, bertujuan untuk mengembangkan aspek-aspek kerja sama pertahanan antara kedua negara dan memperkuat pencegahan bersama terhadap segala bentuk agresi."

Perjanjian tersebut menyatakan bahwa setiap agresi terhadap salah satu negara akan dianggap sebagai agresi terhadap keduanya," tambahnya. Foto pertemuan ini memperlihatkan Panglima Angkatan Darat Pakistan, Marsekal Lapangan Asim Munir, bersama Sharif dan Pangeran Saudi.

4. Ubah Kalkulasi Strategis di Timur Tengah

Dilansir CNN, pakta tersebut dapat mengubah kalkulasi strategis di kawasan yang kompleks. Sekutu Washington dan monarki Teluk telah berupaya menstabilkan hubungan dengan Iran dan Israel untuk menyelesaikan masalah keamanan yang telah lama ada.

Namun perang Gaza telah mengguncang kawasan tersebut dan negara Teluk Qatar telah menjadi sasaran serangan langsung dua kali dalam setahun, sekali oleh Iran dan sekali oleh Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
Trump Setujui Kesepakatan...
Trump Setujui Kesepakatan Nuklir Arab Saudi yang Memungkinkan Pengayaan Uranium
Eropa Luncurkan Perisai...
Eropa Luncurkan Perisai Udara yang Bakal Jadi Lawan Tangguh Drone
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Meningkat Jadi 5.208 Orang, 16.740 Luka-Luka
AS Habiskan Rp671 Triliun...
AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi
Rekomendasi
Baper dan Penuh Twist!...
Baper dan Penuh Twist! Bring Back My Heart Jadi Microdrama yang Wajib Ditonton di V+Short
Prabowo Disebut Minta...
Prabowo Disebut Minta Nanik Jadi Dewas BGN, Mensesneg: Pengalamannya Bisa Membantu
Lewat Buku, Saddam Permana...
Lewat Buku, Saddam Permana Bongkar Kisah Masa Lalunya
Berita Terkini
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
Infografis
Arab Saudi Bangun Jalur...
Arab Saudi Bangun Jalur Kereta Api Landbridge Rp116 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved