Takaichi Siap Jadi PM Perempuan Pertama Jepang, Dikenal sebagai Kritikus Keras China

Kamis, 18 September 2025 - 17:22 WIB
loading...
A A A
Takaichi (64) adalah pemimpin yang sangat agresif dan telah mengadvokasi agenda sosial konservatif dan program pertahanan nasional yang kuat.

Di bidang ekonomi, dia telah mendorong pengeluaran pemerintah yang besar dan suku bunga rendah yang mencerminkan kebijakan mentor politiknya, mendiang mantan perdana menteri Shinzo Abe.

Dia juga merupakan pengunjung tetap Kuil Yasukuni, yang menghormati para korban perang Jepang, termasuk penjahat perang, dan dipandang oleh negara-negara Asia sebagai simbol masa lalu militeristik Jepang.

Soal China, dia telah vokal mengenai peningkatan kekuatan militer Beijing di kawasan Asia-Pasifik.

Takaichi telah beberapa kali mencalonkan diri dalam pemilihan pemimpin LDP, dan tahun lalu berada di posisi kedua, kalah melawan Ishiba.

Selain Takaichi, tiga pria telah secara resmi mendeklarasikan pencalonan mereka dalam pemungutan suara partai mendatang, termasuk Kepala Sekretaris Kabinet Yoshimasa Hayashi, seorang moderat politik yang dikenal karena pengetahuannya tentang kebijakan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
China Ungguli AS dalam...
China Ungguli AS dalam Popularitas Global, Xi Jinping Dianggap Lebih Positif daripada Trump
Trump Tuduh China Ikut...
Trump Tuduh China Ikut Campur Pemilu AS: Kompromi Data Terbesar dalam Sejarah!
China Investasikan Rp900...
China Investasikan Rp900 Triliun untuk Pelabuhan Afrika, Analis Soroti Risiko Utang
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Anggota Politbiro Partai...
Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Ganas! Iran Gempur Markas...
Ganas! Iran Gempur Markas Komando AS di Suriah, Klaim Bunuh Tentara dan Hancurkan Heli
Rekomendasi
Pesan Prabowo ke Siswa...
Pesan Prabowo ke Siswa Sekolah Rakyat: Anak Indonesia Tak Boleh Kalah dari Negara Lain
Sekjen Kemendagri: HUT...
Sekjen Kemendagri: HUT ke-344 Bandar Lampung, Momentum Perkuat Ekonomi Daerah
KPK Dorong Perbaikan...
KPK Dorong Perbaikan Sistem Pembiayaan Politik, Termasuk Pembatasan Biaya Kampanye
Berita Terkini
Kelompok Garis Keras...
Kelompok Garis Keras Iran Klaim Akan Ada Kudeta, Akankah Mojtaba Tumbang?
Houthi Ancam Serang...
Houthi Ancam Serang Infrastruktur Minyak Saudi jika Perang Terus Berlanjut
PM Irak Pernah Ditawari...
PM Irak Pernah Ditawari Suap Rp3,5 Triliun, tapi Justru Bentuk Badan Pemberantasan Korupsi
Setelah 4 Bulan Tenang...
Setelah 4 Bulan Tenang dan Nyaman, Arab Saudi Kembali Dibombardir Iran
Iran Peringatkan Negara-negara...
Iran Peringatkan Negara-negara Penampung Pasukan AS Bersiap Hadapi Respons Setara
Tentara AS Terluka dalam...
Tentara AS Terluka dalam Serangan Iran di Yordania, Pentagon Belum Mengakui
Infografis
Jokowi Mengaku Siap...
Jokowi Mengaku Siap Jadi yang Pertama Divaksin Corona
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved