Presiden Irlandia: Israel dan Negara-negara Pemasok Senjatanya Harus Diusir dari PBB!

Kamis, 18 September 2025 - 14:23 WIB
loading...
Presiden Irlandia: Israel...
Presiden Irlandia Michael D Higgins sebut Israel harus diusir dari PBB karena melakukan genosida di Gaza, begitu juga dengan negara-negara pemasok senjata Israel. Foto/Maxwells/Wales Online
A A A
DUBLIN - Presiden Irlandia Michael D Higgins mengatakan Israel dan negara-negara pemasok senjatanya harus dikeluarkan dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Alasannya, rezim Zionis telah melakukan genosida di Gaza dan negara-negara pemasok pemasok senjatanya juga berarti mendukung genosida.

Seruan keras Higgins muncul setelah tim ahli independen yang ditugaskan oleh Dewan Hak Asasi Manusia (HAM) PBB menyimpulkan bahwa Israel melakukan genosida di Gaza.

Temuan tim yang beranggotakan tiga orang ini merupakan tuduhan terbaru genosida terhadap pemerintahan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu sementara Israel terus melanjutkan perang brutalnya di Gaza yang telah mengakibatkan puluhan ribu kematian.

Baca Juga: Luksemburg Janji Akui Negara Palestina, Desak Dunia Bertindak

Komisi Penyelidikan Wilayah Palestina yang Diduduki dan Israel, yang dibentuk empat tahun lalu, telah berulang kali mendokumentasikan dugaan pelanggaran HAM sejak serangan mematikan 7 Oktober 2023 oleh Hamas.

Komisi ini tidak dapat mengambil tindakan terhadap masing-masing negara, tetapi temuannya dapat digunakan oleh jaksa penuntut di Mahkamah Pidana Internasional (ICC) maupun Mahkamah Internasional PBB atau ICJ.

Israel menolak bekerja sama dengan komisi tersebut dan menyebut tuduhan genosida sebagai antisemit.

Berbicara kepada para wartawan di Kejuaraan Membajak Nasional sebagai salah satu penampilan publik besar terakhirnya sebelum akhir masa jabatannya, Higgins menanggapi temuan dari apa yang dia gambarkan sebagai "dokumen yang sangat penting".

"Saya sendiri yakin bahwa tindakan yang diperlukan saat ini adalah mengucilkan mereka yang melakukan genosida, dan mereka yang mendukung genosida dengan persenjataan," katanya, seperti dikutip dari The Independent, Kamis (18/9/2025).

"Kita harus melihat pengucilan mereka dari PBB, dan kita seharusnya tidak ragu lagi untuk mengakhiri perdagangan dengan orang-orang yang melakukan hal ini terhadap sesama manusia kita," paparnya.

Presiden Irlandia ini juga meluapkan kekesalannya secara pribadi kepada Presiden Israel Isaac Herzog karena sudah membohonginya tentang nasib bantuan kemanusiaan Irlandia yang ditujukan untuk warga Palestina di Gaza.

Menurut laporan Irish Times, Higgins mengungkapkan dalam pidatonya bahwa dia—saat bertemu dalam pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan pada 18 Mei—telah bertanya langsung kepada Herzog tentang nasib dua kiriman makanan Irlandia yang tertahan di perbatasan Gaza.

Herzog telah meyakinkannya bahwa kiriman bantuan tersebut akan sampai ke Palestina pada hari yang sama, tetapi Higgins kemudian mengetahui melalui Kedutaan Irlandia bahwa bantuan tersebut tertahan di Amman, Yordania, dan tidak diizinkan masuk oleh Israel.

Lebih lanjut, Higgins mengkritik keras Uni Eropa dengan menuduh beberapa negara anggota blok tersebut tetap diam menghadapi kelaparan buatan manusia di Gaza, dan menambahkan bahwa Uni Eropa tidak dapat menyebut dirinya sebagai serikat jika gagal bertindak melawan Israel.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Sengaja Targetkan Anak-Anak...
Sengaja Targetkan Anak-Anak Palestina, Penyelidik PBB Nyatakan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Trump Kirim Delegasi...
Trump Kirim Delegasi ke Qatar, Iran: Tak Ada Negosiasi Apa pun dengan AS!
Rekomendasi
Topremit Catat 300.000...
Topremit Catat 300.000 Pengguna, Remitansi Digital Kian Digemari
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved