Serangan 9/11 AS: Cahaya di Lantai 105 WTC dan Jeritan Orang-orang....

Sabtu, 12 September 2020 - 11:01 WIB
loading...
Serangan 9/11 AS: Cahaya...
Menara kembar World Trade Center, New York, Amerika Serikat, saat diserang pesawat United Airlines yang dibajak kelompok teroris 11 September 2001. Foto/REUTERS/Sean Adair
A A A
SAN FRANCISCO - 11 September 2001 terasa seperti kemarin bagi Joe Ditmarr. Dia berada di New York City untuk urusan bisnis hanya selama satu hari dan duduk di lantai 105 World Trade Center's South Tower (Menara Selatan WTC) ketika sebuah pesawat yang dibajak menghantam menara pertama.

"Rasanya seperti baru kemarin dalam beberapa hal, dan dalam hal lain rasanya seperti itu selamanya," katanya mengenang serangan teroris yang dikenal sebagai serangan 9/11 di Amerika Serikat (AS) tersebut. (Baca: Terpidana 9/11: Osama bin Laden Seorang Idiot dari CIA )

Pria berusia 61 tahun ini telah berkecimpung di industri asuransi selama 42 tahun dan mengatakan tidak biasa dipanggil ke WTC dalam bidang pekerjaannya.

Ketika sebuah pesawat yang dibajak menghantam menara pertama, dia mengatakan dia tidak mendengar atau melihat apapun dari lantai 105.

"Yang kami lihat hanyalah secercah cahaya," kata Dittmar.

Ruangan tempat dia berada dikelilingi oleh empat dinding, tidak ada jendela. Saat itu, dia bersama 54 orang lainnya di ruangan itu, disuruh mengungsi karena ada ledakan. (Baca: FBI Tak Sengaja Ungkap Nama Diplomat Saudi Terkait Serangan 9/11 )

Dia berjalan menuruni tangga, tetapi begitu berada di lantai 78 dia punya pilihan untuk naik lift atau terus menuruni tangga.

Mengetahui sedikit tentang keamanan terkait kebakaran, dia naik tangga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Sah! AS dan Arab Saudi...
Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil
Rekomendasi
Gempa Magnitudo 5,8...
Gempa Magnitudo 5,8 Guncang Ternate Maluku Utara Pagi Ini
Juergen Klopp Selangkah...
Juergen Klopp Selangkah Lagi Jadi Pelatih Timnas Jerman
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved