Serangan 9/11 AS: Cahaya di Lantai 105 WTC dan Jeritan Orang-orang....
Sabtu, 12 September 2020 - 11:01 WIB
loading...
A
A
A
"Itu kewajiban saya untuk menceritakan kisah itu," katanya.
Ditmarr kini tinggal di Delaware dan masih bekerja di bisnis asuransi, meski apa yang dilihatnya hari itu masih tersimpan dalam ingatannya, terutama di hari peringatan tragedi itu.
"Kenangan dan hal-hal yang kami lihat dan rasakan hari itu, kembali kepada kami, terutama kali ini setiap tahun," katanya.
Dia masih kembali ke New York City untuk urusan bisnis dan memperingati serangan itu.
"Saya menangis setiap saat," katanya. "Air mata untuk orang-orang yang kehilangan nyawa yang seharusnya selamat," katanya lagi.
Sebagai korban selamat dari serangan teroris 9/11, Ditmarr mendorong orang Amerika untuk menjalani hidup sepenuhnya, bahkan selama masa-masa sulit atau tragedi.
"Anda tidak bisa menerima begitu saja hari apa pun," katanya.
Ditmarr sejak itu memulai gerakan "Always Remember Initiative" untuk mengenang peristiwa 11 September 2001.
Ditmarr kini tinggal di Delaware dan masih bekerja di bisnis asuransi, meski apa yang dilihatnya hari itu masih tersimpan dalam ingatannya, terutama di hari peringatan tragedi itu.
"Kenangan dan hal-hal yang kami lihat dan rasakan hari itu, kembali kepada kami, terutama kali ini setiap tahun," katanya.
Dia masih kembali ke New York City untuk urusan bisnis dan memperingati serangan itu.
"Saya menangis setiap saat," katanya. "Air mata untuk orang-orang yang kehilangan nyawa yang seharusnya selamat," katanya lagi.
Sebagai korban selamat dari serangan teroris 9/11, Ditmarr mendorong orang Amerika untuk menjalani hidup sepenuhnya, bahkan selama masa-masa sulit atau tragedi.
"Anda tidak bisa menerima begitu saja hari apa pun," katanya.
Ditmarr sejak itu memulai gerakan "Always Remember Initiative" untuk mengenang peristiwa 11 September 2001.
(min)
Lihat Juga :