Daftar 4 Negara Arab dalam Pelukan Israel, yang Terbaru Bahrain
Sabtu, 12 September 2020 - 14:46 WIB
loading...
A
A
A
2. Uni Emirat Arab
Hubungan Israel-Uni Emirat Arab (UEA) telah dingin selama beberapa dekade, tetapi pada tahun 2010-an, hubungan informal kedua pihak meningkat pesat dan mereka mulai terlibat dalam kerjasama tidak resmi dengan narasi alasan sama-sama menentang program nuklir dan pengaruh regional Iran. (Baca: Israel dan Uni Emirat Arab Normalisasi Hubungan )
Pada 2015, Israel membuka misi diplomatik resmi di Abu Dhabi. Kemudian pada Agustus lalu, keduanya resmi sepekat menormalkan hubungan dalam kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat (AS). Salah satu perjanjian normalisasi itu adalah Israel harus menghentikan rencananya untuk mencaplok bagian dari Tepi Barat, termasuk Lembah Jordan.
Sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh UEA, Israel dan Amerika Serikat mengatakan bahwa ketiga negara telah menyetujui normalisasi penuh hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab . Upacara penandatanganan normalisasi ini dijadwalkan pada 15 September 2020.
Turki dan Iran sama-sama mengkritik perjanjian tersebut. Turki gencar mengumbar retorika anti-Israel, meski faktanya negara itu juga memulihkan hubungan diplomatik dengan rezim Zionis yang pernah putus setelah insiden kapal Mavi Marmara 31 Mei 2020 yang menewaskan sembilan aktivis penolong rakyat Gaza, Palestina.
Pada 16 Agustus 2020, UEA untuk pertama kalinya membangun sambungan telepon ke Israel dengan membuka blokir panggilan langsung ke kode negara +972 Israel. Penerbangan komersial langsung pertama dari Israel ke UEA adalah penerbangan El Al pada 31 Agustus 2020.
3. Mesir
Hubungan Israel-Uni Emirat Arab (UEA) telah dingin selama beberapa dekade, tetapi pada tahun 2010-an, hubungan informal kedua pihak meningkat pesat dan mereka mulai terlibat dalam kerjasama tidak resmi dengan narasi alasan sama-sama menentang program nuklir dan pengaruh regional Iran. (Baca: Israel dan Uni Emirat Arab Normalisasi Hubungan )
Pada 2015, Israel membuka misi diplomatik resmi di Abu Dhabi. Kemudian pada Agustus lalu, keduanya resmi sepekat menormalkan hubungan dalam kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat (AS). Salah satu perjanjian normalisasi itu adalah Israel harus menghentikan rencananya untuk mencaplok bagian dari Tepi Barat, termasuk Lembah Jordan.
Sebuah pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh UEA, Israel dan Amerika Serikat mengatakan bahwa ketiga negara telah menyetujui normalisasi penuh hubungan antara Israel dan Uni Emirat Arab . Upacara penandatanganan normalisasi ini dijadwalkan pada 15 September 2020.
Turki dan Iran sama-sama mengkritik perjanjian tersebut. Turki gencar mengumbar retorika anti-Israel, meski faktanya negara itu juga memulihkan hubungan diplomatik dengan rezim Zionis yang pernah putus setelah insiden kapal Mavi Marmara 31 Mei 2020 yang menewaskan sembilan aktivis penolong rakyat Gaza, Palestina.
Pada 16 Agustus 2020, UEA untuk pertama kalinya membangun sambungan telepon ke Israel dengan membuka blokir panggilan langsung ke kode negara +972 Israel. Penerbangan komersial langsung pertama dari Israel ke UEA adalah penerbangan El Al pada 31 Agustus 2020.
3. Mesir
Lihat Juga :