Koalisi dengan Rusia dan China Menguat, Korea Utara Perkuat Senjata Nuklir

Sabtu, 13 September 2025 - 20:30 WIB
loading...
Koalisi dengan Rusia...
Korea Utara perkuat senjata nuklirnya. Foto/X
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un mengatakan Pyongyang akan mengungkap kebijakan untuk memajukan persenjataan nuklir dan kekuatan militer konvensionalnya pada pertemuan penting partai berkuasa mendatang. Itu memperpanas konflik di Semenanjung Korea.

Sejak pertemuan puncak dengan Amerika Serikat yang gagal pada tahun 2019, Korea Utara telah berulang kali mengatakan tidak akan pernah menyerahkan senjata nuklirnya dan mendeklarasikan dirinya sebagai negara nuklir yang "tidak dapat diubah".

Saat mengunjungi fasilitas penelitian senjata minggu ini, Kim mengatakan Pyongyang "akan mengajukan kebijakan untuk secara bersamaan mendorong pembangunan kekuatan nuklir dan angkatan bersenjata konvensional," menurut Kantor Berita Pusat Korea yang dikelola pemerintah.

Kim juga menekankan perlunya "memodernisasi" angkatan bersenjata konvensional negara itu, tanpa menyebutkan tanggal pertemuan partai.

BacaJuga: Dituding Selalu Jadi Dalang Kerusuhan, Trump Janji Selidiki George Soros

Melansir Al Arabiya, pemimpin Korea Utara tersebut semakin berani setelah perang di Ukraina, mengamankan dukungan penting dari Rusia setelah mengirimkan ribuan pasukan Korea Utara untuk bertempur bersama Moskow.

Moskow dan Pyongyang menandatangani pakta pertahanan bersama tahun lalu ketika Presiden Rusia Vladimir Putin mengunjungi negara tertutup tersebut.

Seoul telah berulang kali memperingatkan bahwa Rusia meningkatkan dukungan untuk Pyongyang, termasuk potensi transfer teknologi militer Rusia yang sensitif, sebagai imbalan atas bantuan Korea Utara dalam memerangi Ukraina.

"Intinya, hal ini mencerminkan pandangan (Kim) bahwa kekuatan nuklir saja memiliki batas sebagai pencegah, dan bahwa Pyongyang berusaha meningkatkan kemampuan tempurnya dengan memodernisasi persenjataan konvensionalnya," ujar Hong Min, analis senior di Institut Unifikasi Nasional Korea, kepada AFP.

"Kerja sama teknologi militer Korea Utara dengan Rusia tampaknya juga meluas ke sektor persenjataan konvensional, dan rencana modernisasi yang disesuaikan dengan 'perang modern' kemungkinan akan dijabarkan sebagai agenda jangka menengah hingga panjang" pada pertemuan mendatang, tambahnya.

Pada kongres partai terakhir di bulan Januari 2021, Kim mengumumkan agenda militer yang ambisius, berjanji untuk mengembangkan senjata canggih seperti satelit mata-mata militer dan rudal balistik antarbenua berbahan bakar padat.

Para analis mengatakan mereka memperkirakan pertemuan mendatang akan diadakan awal tahun depan.

Kim dan Putin mendampingi Presiden Tiongkok Xi Jinping dalam sebuah parade besar di Beijing bulan ini, yang memicu tanggapan pedas dari Presiden AS Donald Trump, yang menuduh ketiga pemimpin tersebut berkomplot melawan Amerika Serikat.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuduh AS Biang Kisruh,...
Tuduh AS Biang Kisruh, Kim Jong-un: Korut Akan Jalankan Posisinya sebagai Negara Nuklir
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
10 Negara dengan Rudal...
10 Negara dengan Rudal Balistik Terkuat di Dunia, Juaranya Bukan AS
9 Negara yang Memiliki...
9 Negara yang Memiliki Anggaran Terbesar Mengembangkan Bom Nuklir
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Korea Utara Bantah Keras...
Korea Utara Bantah Keras Tuduhan AS Soal Ancaman Siber
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan...
BPDP Unjuk Gigi Tampilkan Produk Turunan Kakao EastFood Indonesia 2026
Kapitalisasi Pasar Tembus...
Kapitalisasi Pasar Tembus Rp2,74 Triliun, CST Token Pacu Pengembangan Infrastruktur Digital
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Berita Terkini
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Infografis
Akhirnya, Ukraina Sepakati...
Akhirnya, Ukraina Sepakati Gencatan Senjata 30 Hari dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved