Trump Beri Peringatan Terakhir, Hamas Siap Bernegosiasi

Senin, 08 September 2025 - 14:36 WIB
loading...
A A A
Pada awal Maret, Trump mengeluarkan peringatan serupa kepada Hamas setelah bertemu dengan delapan sandera yang dibebaskan di Gedung Putih. Ia menuntut Hamas untuk segera membebaskan semua sandera yang tersisa dan menyerahkan jenazah para sandera yang telah meninggal. Ia mengatakan jika tidak, "semuanya sudah BERAKHIR bagi kalian."

Hamas menyandera 251 sandera dalam serangan besar-besaran Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023, dengan 47 orang diyakini masih berada di Gaza.

Militer Israel mengatakan 25 di antaranya telah tewas. Israel sedang mengupayakan pengembalian jenazah mereka.

Pada hari Jumat, Trump mengatakan Amerika Serikat "sangat terlibat dalam negosiasi dengan Hamas" sambil mengisyaratkan bahwa lebih banyak sandera yang mungkin tewas di Gaza.

"Kami katakan, bebaskan mereka semua sekarang juga, bebaskan mereka semua, dan hal-hal yang jauh lebih baik akan terjadi bagi mereka," kata Trump tentang para sandera yang ditawan Hamas, memperingatkan bahwa jika mereka tidak melakukannya, "itu akan menjadi buruk."

Tentara Israel mengebom sebuah menara hunian di Kota Gaza pada hari Minggu – yang ketiga dalam beberapa hari – setelah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu mengumumkan bahwa militer akan "memperdalam" serangannya di pusat kota utama Jalur Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Sebelum Meninggal Dunia,...
Sebelum Meninggal Dunia, Putri Thailand Bajrakitiyabha Alami Gangguan Jantung Serius
Rekomendasi
Lansia 70 Tahun di PIK...
Lansia 70 Tahun di PIK Nyaris Diculik, Pelaku Kini Diburu Polisi
Muscab PPP se-Papua...
Muscab PPP se-Papua Tengah, Mardiono Dorong Kolaborasi dengan Pemda untuk Sejahterakan Rakyat
Timnas Indonesia U-19...
Timnas Indonesia U-19 Raih Peringkat Ketiga Piala AFF U-19 2026
Berita Terkini
Pentagon Mengungkap...
Pentagon Mengungkap Kumpulan Data UFO Baru, Apakah Banyak Kejutan?
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Jenazah Ayatollah Khamenei...
Jenazah Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
PM Pakistan: Perjanjian...
PM Pakistan: Perjanjian Damai Iran dan AS Terwujud dalam 24 Jam Mendatang
3 Alasan Provinsi Alberta...
3 Alasan Provinsi Alberta Ingin Tinggalkan Kanada dan Bergabung dengan AS
Pasukan Elite AS Siapkan...
Pasukan Elite AS Siapkan Skenario Caplok Uranium Iran, tapi Kenapa Tidak Dilaksanakan?
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved