Pemerintah China Perketat Kontrol atas Kuil dan Reinkarnasi Tibet

Minggu, 07 September 2025 - 13:30 WIB
loading...
A A A

Terancam Dihapus


Sejak 2009, terdapat 156 kasus bakar diri oleh warga Tibet, yang secara luas dianggap sebagai aksi protes. Referensi daring terhadap Dalai Lama tetap dibatasi, sementara tampilan visual pemimpin nasional semakin dominan di lingkungan religius.

Buddhisme Han, meski diperlakukan lebih fleksibel, juga beroperasi di bawah kerangka pengawasan. Pembangunan kuil baru umumnya diperbolehkan jika sejalan dengan tujuan negara, termasuk pariwisata budaya atau inisiatif pembangunan komunitas.

Pada peringatan 60 tahun Wilayah Otonomi Tibet pada 21 Agustus 2025, Presiden China Xi Jinping menyoroti pencapaian ekonomi signifikan, termasuk perluasan infrastruktur jalan dan peningkatan PDB regional menjadi USD39 miliar sejak 2012. Pesan resmi dalam acara tersebut menekankan kesatuan nasional dan pembangunan berkelanjutan.

Ringkasnya, apa yang dimulai sebagai penindasan agama secara terbuka di era Mao Zedong, melalui penghancuran kuil dan represi fisik, telah berkembang menjadi strategi yang lebih halus namun menyeluruh.

Saat ini, alat yang digunakan meliputi mandat hukum loyalitas, indoktrinasi pendidikan, pengawasan digital, dan inversi budaya sistematis. Warisan teologis, linguistik, dan filosofis Buddhisme Tibet berada di bawah ancaman, bukan untuk direformasi, tetapi untuk dihapuskan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Selain Dokter Tifa,...
Selain Dokter Tifa, Polda Metro Jaya Juga Tangkap Roy Suryo
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved