Pemerintah China Perketat Kontrol atas Kuil dan Reinkarnasi Tibet

Minggu, 07 September 2025 - 13:30 WIB
loading...
Pemerintah China Perketat...
Pemerintah China perketat kontrol atas kuil dan reinkarnasi Tibet dengan teknologi CCTV, pengenalan wajah, drone, dan pelacakan ponsel di area monastik. Foto/HRW
A A A
JAKARTA - Sejak berdirinya Republik Rakyat China pada 1949, peran agama mengalami perubahan signifikan. Pendekatan Partai Komunis China (PKC) bergeser dari pembatasan ketat awal menjadi kerangka regulasi yang lebih terstruktur.

Buddhisme secara resmi diakui sebagai salah satu dari lima agama yang dilegalkan di China, meski afiliasi formal tetap rendah. Menurut Pew Research (2023), sekitar 4% orang dewasa China, atau sekitar 42 juta orang, mengidentifikasi diri sebagai penganut Buddha.

Mengutip dari Daily Mirror, Minggu (7/9/2025), sekitar 33% menyatakan mempercayai Buddha atau bodhisattva, dan 35% mengatakan menyalakan dupa setidaknya sekali dalam setahun. Angka ini menunjukkan praktik budaya Buddhis tetap ada dalam masyarakat China, meski sering di luar institusi formal.

Baca Juga: China Batasi Pergerakan Warga Tibet di Ulang Tahun ke-90 Dalai Lama

Namun, Buddhisme Tibet menghadapi erosi sistematis. Antara 2016 hingga 2019, pihak berwenang mengusir 6.000 hingga 17.000 biksu dan biarawati dari lembaga Larung Gar dan Yachen Gar, yang merupakan pusat komunitas monastik penting. Pada 2024, perubahan regulasi yang lebih luas semakin menanamkan indoktrinasi politik ke dalam kehidupan monastik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Dasar Laut Terangkat...
Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina
Rekomendasi
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Implementasi B50 Dimulai...
Implementasi B50 Dimulai 1 Juli 2026, Jubir ESDM: Bisa Hemat Devisa Rp157 Triliun
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Gagal Menang atas RD Kongo di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved