4 Senjata yang Dipamerkan China pada Parade Militer, dari Robot Serigala dan Aneka Rudal Hipersonik

Kamis, 04 September 2025 - 02:05 WIB
loading...
4 Senjata yang Dipamerkan...
China memamerkan banyak senjata barunya. Foto/X/@QinduoXu
A A A
BEIJING - Salah satu poin penting dari parade militer China mampu memproduksi beragam senjata dengan cepat. Itu menunjukkan bagaimana teknologi militer China berkembang dengan pesat.

"Sepuluh tahun yang lalu, jenis teknologi militer yang mereka pamerkan cenderung merupakan "salinan dasar" dari peralatan yang jauh lebih canggih yang diciptakan oleh AS," kata analis Michael Raska, asisten profesor di Universitas Teknologi Nanyang, dilansir BBC.

Namun, parade hari ini menampilkan rangkaian senjata yang jauh lebih inovatif dan beragam, terutama pada drone dan rudalnya. Struktur top-down dan sumber daya China yang signifikan memungkinkannya memproduksi senjata baru dalam jumlah besar, jauh lebih cepat daripada banyak negara lain, termasuk Barat.

Namun, masih ada pertanyaan tentang seberapa baik militer China dapat mengintegrasikan semua sistem persenjataan ini, tambahnya, seraya menunjukkan bahwa ukurannya yang besar dan kurangnya pengalaman medan perang terkini merupakan hambatan.

"Mereka dapat memamerkan platform canggih yang mencolok ini, tetapi apakah mereka secara organisasi tangkas dapat menggunakannya sesuai keinginan mereka?"

Kemudian, China juga memiliki formasi baru hari ini - dengan Pasukan Dirgantara, Pasukan Siber, dan Pasukan Pendukung Informasi yang berbaris untuk pertama kalinya.

Hal ini, menurut analis pertahanan Michael Raska, mengirimkan pesan kepada Beijing bahwa mereka sedang menata ulang Tentara Pembebasan Rakyat di sekitar data, AI, dan operasi gabungan.

"Kekuatan di sini adalah mandat politik dari atas ke bawah; sistem Tiongkok dapat menerapkan reformasi struktural yang menyeluruh dengan cepat, menanamkan perang antariksa, siber, dan informasi ke dalam struktur komando," kata asisten profesor program transformasi militer di Universitas Teknologi Nanyang Singapura.

"Namun kelemahannya sangat dalam: pembersihan yang berulang, terutama di Pasukan Roket, menyoroti korupsi, ketidakpercayaan, dan politisasi. Komando terpusat mungkin terlihat mengesankan di masa damai, tetapi berisiko rapuh dalam pertempuran bertempo tinggi. Apa yang Tiongkok ingin dunia lihat adalah militer yang ditransformasikan untuk era informasi - tetapi secara internal, kohesi dan kredibilitas masih rapuh."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Pertama Kalinya, China...
Pertama Kalinya, China Pamer Peluncuran Rudal Hipersonik Dongfeng-17 sebagai Pesan untuk AS
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Standar Keselamatan...
Standar Keselamatan Kendaraan Listrik Baru China Lebih Ketat!
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Ancam Ambil Alih...
Trump Ancam Ambil Alih Selat Hormuz, Sebut AS Malaikat Pelindung
Rekomendasi
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
Perkuat Layanan Digital...
Perkuat Layanan Digital melalui Care+, LGI Hadirkan Fitur Wellness
Berita Terkini
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Infografis
3 Senjata Canggih Iran...
3 Senjata Canggih Iran yang Ciptakan Mimpi Buruk bagi AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved