Belgia Umumkan Sanksi terhadap Israel, Dorong Penangguhan Perjanjian Perdagangan Uni Eropa

Selasa, 02 September 2025 - 17:00 WIB
loading...
Belgia Umumkan Sanksi...
Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot. Foto/anadolu
A A A
BRUSSEL - Belgia akan mengakui kenegaraan Palestina dan menjatuhkan sanksi kepada Israel atas perangnya di Gaza. Pengumuman itu diungkap Kementerian Luar Negeri negara tersebut pada Selasa (2/9/2025).

Negara Eropa Barat tersebut, yang menjadi tuan rumah markas besar Uni Eropa dan NATO, mengumumkan langkah-langkah tersebut pada hari Selasa seiring meningkatnya tekanan terhadap Israel untuk mencapai gencatan senjata dengan Hamas dan mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan ke wilayah Palestina yang terkepung tersebut.

Menyikapi "tragedi kemanusiaan di Gaza", Belgia telah memutuskan "meningkatkan tekanan terhadap pemerintah Israel dan teroris Hamas," tulis Menteri Luar Negeri Belgia Maxime Prevot di halaman X.

"Ini bukan tentang menghukum rakyat Israel, tetapi tentang memastikan pemerintah mereka menghormati hukum internasional dan humaniter serta mengambil tindakan untuk mengubah situasi di lapangan," tambahnya.

Sanksi tersebut mencakup larangan impor produk dari permukiman Yahudi di Tepi Barat dan pembatasan bantuan konsuler bagi warga negara Belgia yang tinggal di permukiman yang dianggap ilegal menurut hukum internasional.

Brussels juga akan meninjau pengadaan yang melibatkan perusahaan-perusahaan Israel dan memasukkan "dua menteri Israel yang ekstremis, beberapa pemukim yang melakukan kekerasan, dan para pemimpin Hamas" ke dalam daftar hitam, kata Prevot.
Ia menambahkan Belgia akan mendorong penangguhan perjanjian perdagangan Uni Eropa dengan Israel.

Beberapa negara, termasuk Prancis, berencana mengakui Palestina di Majelis Umum PBB akhir bulan ini, yang menuai kritik keras dari Israel.

Bulan lalu, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh Prancis dan Australia gagal mengatasi anti-Semitisme, dengan alasan pengakuan Palestina hanya akan membuat Hamas semakin berani.

Israel telah menolak peringatan PBB tentang kelaparan di Gaza, di mana lebih dari 63.500 orang telah tewas sejak Oktober 2023, menurut otoritas kesehatan setempat.

Baca juga: Dari Genosida hingga Gentrifikasi: Rencana Trump Hapus Populasi Gaza Terungkap
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Gagal 3 Kali, Keiko...
Gagal 3 Kali, Keiko Fujimori Akhirnya Menang Pilpres Peru
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
OTT di Kuansing, KPK...
OTT di Kuansing, KPK Minta Bupati dan Sekda Menyerahkan Diri
Polisi Tetapkan 3 Mantan...
Polisi Tetapkan 3 Mantan Pejabat Pertamina Niaga dan Samin Tan Tersangka Jual Beli BBM
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Berita Terkini
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Media Asing Soroti Nasib...
Media Asing Soroti Nasib Nadiem Divonis 10 Tahun Penjara: Eks Bos Gojek yang Dinyatakan Korupsi
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Infografis
Bersiap Perang, 450...
Bersiap Perang, 450 Juta Warga Uni Eropa Diminta Timbun Makanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved