Harga Pesawat B-29 Ini Lebih Mahal Dibandingkan Bom Atom

Selasa, 02 September 2025 - 03:15 WIB
loading...
A A A
Solusinya adalah tekanan udara. Untuk pertama kalinya, sebuah pesawat pengebom memiliki kabin yang meniru kondisi di permukaan tanah, memungkinkan kru terbang tanpa masker oksigen atau pakaian hangat yang tebal.

Jeremy Kinney dari Museum Dirgantara dan Antariksa Nasional Smithsonian mengatakan, "Memungkinkan kru untuk beroperasi dengan pakaian terbang ringan, karena kompartemennya dipanaskan, memungkinkan mereka untuk menjalankan misi-misi panjang ini dengan cara yang jauh lebih ramah."

B-29 juga memperkenalkan menara meriam yang dikendalikan dari jarak jauh, penargetan berbantuan radar, dan roda pendaratan roda tiga, semua inovasi yang kemudian diadopsi oleh pesawat sipil. Namun, pesawat ini dihantui oleh berbagai kendala, terutama kebakaran mesin dari R-3350 Duplex Cyclone-nya. Dalam satu insiden di tahun 1943, kepala pilot uji Boeing, Edmund T Allen, dan krunya tewas ketika sebuah prototipe jatuh di dekat Seattle.

Produksi massal juga menjadi masalah. Pabrik-pabrik di Kansas kesulitan dengan kompleksitas pesawat. Menurut BBC, hanya sebagian kecil dari pesawat pertama yang dapat terbang, yang mendorong Jenderal Hap Arnold untuk meluncurkan program pembangunan kembali armada sebelum pengerahan. Dikerahkan secara eksklusif di teater Pasifik, B-29 meluncurkan bom pembakar di kota-kota Jepang pada tahun 1945 yang menewaskan ribuan orang.

Setelah perang, B-29 bertugas di Korea dan diadaptasi untuk peran-peran baru, termasuk pengisian bahan bakar udara-ke-udara.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Militer AS Tutupi Jumlah...
Militer AS Tutupi Jumlah Korban Luka dan Tewas, Malu karena Kalah Perang Iran?
Korban Jiwa Militer...
Korban Jiwa Militer AS Berjatuhan, Trump: Iran Akan Bayar Berkali-kali Lipat!
Rupiah Tertekan Sore...
Rupiah Tertekan Sore Ini, Dolar AS Menguat Tembus Rp17.930
Koalisi Militer Islam...
Koalisi Militer Islam Gandeng PBB Latih Palestina dan Chad Perangi Pendanaan Terorisme
Mengapa Blokade Houthi...
Mengapa Blokade Houthi terhadap Arab Saudi Bisa Kacaukan Pasokan Minyak Dunia?
Rekomendasi
Bukan Sakit Biasa, Mas...
Bukan Sakit Biasa, Mas Den Ungkap Kejanggalan sebelum Ayahnya Meninggal
Hadiri ASCN 2026, Safrizal...
Hadiri ASCN 2026, Safrizal Tegaskan Komitmen Indonesia Kembangkan Kota Cerdas
Program Berkelanjutan...
Program Berkelanjutan Kesehatan Jangkau Lebih dari 16.500 Orang
Berita Terkini
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Zelensky Ditekan untuk...
Zelensky Ditekan untuk Pecat Jenderal Tertinggi Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia
Infografis
Penyintas Bom Atom Tangisi...
Penyintas Bom Atom Tangisi Nobel, Anggap Warga Gaza Lebih Layak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved