Harga Pesawat B-29 Ini Lebih Mahal Dibandingkan Bom Atom

Selasa, 02 September 2025 - 03:15 WIB
loading...
Harga Pesawat B-29 Ini...
Pesawat pembom B-29 dikenal lebih mahal dibandingkan bom atom. Foto/X/NDTV
A A A
WASHINGTON - Hampir dua tahun sebelum serangan di Pearl Harbor membawa Amerika Serikat ke dalam Perang Dunia Kedua, Korps Udara Angkatan Darat AS meminta produsen pesawat Amerika untuk merancang pesawat pengebom yang dapat terbang sejauh 3.200 km dan mencapai ketinggian yang belum pernah terjadi sebelumnya. Boeing akhirnya memenangkan persaingan dengan pesawat yang kemudian disebut Boeing B-29 Superfortress atau hanya B-29.

Meskipun proyek tersebut mengalami penundaan, Superfortress mulai beroperasi pada tahun 1944. Saat itu, Superfortress telah menjadi proyek penerbangan terbesar dan paling kompleks dalam sejarah AS, menurut BBC, dengan biaya setara dengan lebih dari $55 miliar (Rp4,85 lakh crore) dalam nilai tukar saat ini.

Melansir NDTV, selama Perang Dunia II, B-29 adalah pesawat pengebom tercanggih sekaligus senjata termahal, dengan biaya desain dan pembuatan yang lebih besar daripada bom atom yang dijatuhkannya di Jepang. B-29 adalah mesin yang membentuk kembali peperangan dan membuka jalan bagi pesawat terbang modern, menurut laporan BBC.

Sebelumnya, pesawat pengebom terbang di atas ketinggian 6 km, tetapi B-29 dirancang untuk terbang pada ketinggian 30.000 kaki. "Anda harus selalu menggunakan oksigen," kata Hattie Hearn, kurator di Museum Udara Amerika di Duxford, dalam sebuah wawancara dengan BBC. Tanpa oksigen, katanya, penerbang bisa kehilangan kesadaran "dalam waktu dua menit."

BacaJuga: Militer Israel Ungkap Penyebab Kegagalan dalam Invasi ke Gaza
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
Iran Klaim Tembakkan...
Iran Klaim Tembakkan Rudal ke Arah 2 Kapal Perang AS, tapi Disangkal Amerika
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
Iran Berniat Kembangan...
Iran Berniat Kembangan Rudal Balistik Antarbenua biar Tambah Menakutkan
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Korut Lipat Gandakan...
Korut Lipat Gandakan Produksi Senjata Nuklir, Kim Jong Un: Ancaman Keamanan Memburuk!
Rekomendasi
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
Pemerintah Targetkan...
Pemerintah Targetkan Perbaikan Sekolah Rusak Tuntas pada 2028
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
Infografis
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52H Amerika Gertak Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved