Israel: Abu Ubaidah Telah Tewas di Gaza!

Senin, 01 September 2025 - 07:20 WIB
loading...
Israel: Abu Ubaidah...
Rezim Zionis Israel sebut pasukannya telah membunuh Abu Ubaidah, juru bicara sayap militer Hamas Brigade Izzuddin al-Qassam, dalam serangan di Gaza. Foto/Al-Mayadeen
A A A
TEL AVIV - Rezim Zionis Israel mengatakan pasukannya telah membunuh Abu Ubaidah, juru bicara sayap militer Hamas Brigade Izzuddin al-Qassam, dalam serangan di Gaza pada hari Sabtu. Jika terkonfirmasi, Abu Ubaidah menjadi korban tewas terbaru di jajaran senior Hamas dalam perang yang telah berlangsung hampir dua tahun.

"Juru bicara teror Hamas, Abu Ubaidah, telah tewas di Gaza," kata Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, dalam sebuah unggahan di X.

Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya mengatakan bahwa Abu Ubaidah telah menjadi target serangan.

Baca Juga: Jubir Brigade al-Qassam Hamas Abu Ubaidah Dilaporkan Tewas Diserang Israel

Militer Zionis Israel telah menghancurkan kepemimpinan Hamas selama 23 bulan pertempuran yang menghancurkan di Jalur Gaza, dengan dalih ingin membasmi kelompok perlawanan Palestina tersebut dan memulangkan para sandera yang ditawan oleh para milisi Palestina dalam serangan 7 Oktober 2023 yang memicu perang tersebut.

Di daratan Gaza, saat matahari terbit pada hari Minggu, asap mengepul ke langit di atas Kota Gaza dan warga datang untuk memeriksa kerusakan di sebuah tenda yang hancur akibat serangan, dengan selimut berlumuran darah berserakan di reruntuhan.

Pasukan Israel telah mempersiapkan serangan untuk merebut Kota Gaza, pusat kota terbesar di wilayah kantong Palestina, mengintensifkan pengeboman di wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir dan memperingatkan evakuasi yang akan segera dilakukan.

Sementara itu, Hamas belum berkomentar mengenai pembunuhan Abu Ubaidah, yang nama aslinya menurut militer Israel adalah Hudaifa al-Kahlout.

Sejak perang Israel-Hamas dimulai, Abu Ubaidah telah menyampaikan lusinan pidato di televisi, selalu muncul dengan seragam militer dan syal keffiyeh merah untuk menutupi wajahnya, serta menerbitkan pesan audio, siaran pers, dan unggahan media sosial.

Di sisi lain, sebagian besar dari lebih dari 2 juta penduduk Jalur Gaza telah mengungsi setidaknya sekali selama perang.

PBB memperkirakan bahwa hampir satu juta orang saat ini tinggal di Kota Gaza dan sekitarnya, di mana kelaparan telah dinyatakan.

Badan pertahanan sipil Gaza mengatakan serangan dan tembakan pasukan Israel di seluruh wilayah pada hari Minggu menewaskan sedikitnya 24 orang, 15 di antaranya di dekat lokasi distribusi bantuan.

Pembunuhan terhadap Abu Ubaidah oleh pasukan Israel adalah yang terbaru dari serangkaian serangan yang menargetkan tokoh-tokoh senior Hamas, termasuk pemimpin Yahya Sinwar yang dituduh oleh Israel mendalangi serangan 7 Oktober 2023.

Operasi Israel juga telah menewaskan kepala politik Hamas Ismail Haniyeh, kepala sayap bersenjatanya Mohammed Deif, dan komandan serta tokoh politik lainnya, yang secara signifikan melemahkan kelompok perlawanan Palestina tersebut.

Sebelumnya pada hari Minggu, Hamas mengonfirmasi kematian Mohammed Sinwar, yang diduga sebagai pemimpin kelompok tersebut di Gaza, lebih dari tiga bulan setelah Israel mengeklaim telah membunuhnya dalam serangan udara.

Serangan Hamas terhadap Israel pada 7 Oktober 2023 mengakibatkan kematian 1.219 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan Israel.

Dari 251 sandera yang disandera selama serangan tersebut, 47 orang masih ditahan di Gaza, sekitar 20 di antaranya diyakini masih hidup.

Serangan balasan Israel telah menewaskan sedikitnya 63.459 warga Palestina, sebagian besar warga sipil, menurut Kementerian Kesehatan Gaza.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Serangan Rusia Tewaskan...
Serangan Rusia Tewaskan 9 Orang di Ukraina, Katedral Bersejarah Kyiv Terbakar
Parah! Siswa SMA Ini...
Parah! Siswa SMA Ini Masukkan Spermanya ke Tumbler Guru Perempuan
Rekomendasi
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Running Club Jadi Ajang...
Running Club Jadi Ajang Sosial Anak Muda, Yuk Siapkan Starter Pack Lari yang Tepat di Shopee!
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Berita Terkini
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved