Israel Menggila, Bom-bomnya di Kota Gaza Kini Seperti Gempa Bumi

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 19:39 WIB
loading...
A A A
Namun, tanpa zona aman yang sesungguhnya di Gaza dan ingatan akan pengalaman pengungsian yang memalukan di masa lalu masih segar, banyak yang menolak untuk pergi.

Namun, alternatifnya, tetap tinggal dan menghadapi tentara tanpa apa pun, membuat penduduk ketakutan.

Beidh mengatakan, “Seiring meningkatnya serangan, warga Palestina menjadi benar-benar terkuras, secara finansial, psikologis, dan moral."

Perawat berusia 29 tahun ini telah menjadi salah satu pencari nafkah utama bagi keluarganya yang beranggotakan 15 orang.

“Selama perang, karena harga yang tinggi dan kelaparan, kami terpaksa menjual gelang emas ibu saya dan beberapa perhiasan saudara perempuan saya. Kami bahkan menjual beberapa perabot rumah tangga kami hanya untuk membeli makanan, terutama tepung,” jelasnya.

Beidh menambahkan perintah pengusiran Israel dikeluarkan di wilayah mereka pekan ini melalui pengeras suara dan selebaran, dengan tentara berteriak kepada penduduk untuk melarikan diri, menggunakan nada sarkastis dan bahasa cabul.

Mengingat tingginya biaya transportasi dan trauma pengungsian sebelumnya, keluarganya memutuskan untuk tetap tinggal, meskipun bahaya yang semakin meningkat.

“Kami terpaksa tinggal dan lebih memilih mati di rumah daripada melarikan diri,” ujar dia.

Dia menekankan, “Tidak ada tempat untuk melarikan diri. Pendudukan bersikukuh dengan semua klaimnya tentang zona aman. Tidak ada tempat aman di Gaza.”

Militer Israel telah berulang kali menargetkan apa yang disebut “zona aman” di seluruh Jalur Gaza sejak dimulainya genosida.

Pasukan Israel telah menewaskan 63.000 warga Palestina sejak Oktober 2023 dan melukai lebih dari 150.000 orang. Lebih dari 80% dari mereka yang tewas adalah warga sipil, menurut data militer Israel sendiri.

“Ketakutan dan ketegangan terus berlanjut. Kami takut akan diri kami sendiri, orang-orang yang kami cintai, dan apa yang tersisa dari rumah kami,” ujar Beidh.

Dia menekankan, “Kami takut akan Gaza, akan masa depan kami, dan akan kehidupan yang telah tertunda selama dua tahun karena genosida yang sedang berlangsung ini.”

Baca juga: Militer Israel Nyatakan Kota Gaza Zona Pertempuran Berbahaya
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
India Tuntut Pertanggungjawaban...
India Tuntut Pertanggungjawaban atas Para Pelaku Pemboman Sekolah
Israel Melarang Seruan...
Israel Melarang Seruan Azan di Masjid Ibrahimi Hebron, Sudah Hari Kelima
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Venezuela: 235 Orang Tewas, 1.500 Luka, Banyak Jasad Terkubur Reruntuhan
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Gempa Magnitudo 5,6...
Gempa Magnitudo 5,6 Guncang Timur Laut Alor NTT
Burkina Faso Putuskan...
Burkina Faso Putuskan Hubungan Diplomatik dengan Prancis
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Galon Guna Ulang Berizin...
Galon Guna Ulang Berizin Edar BPOM dan Ber-SNI Dipastikan Aman Dipakai
DPW PPP Banten Targetkan...
DPW PPP Banten Targetkan Tambah Kursi Legislatif pada Pemilu 2029
Transisi Net Zero Ubah...
Transisi Net Zero Ubah Peran CFO Menjadi Penggerak Transformasi Bisnis
Berita Terkini
Update Gempa Kembar...
Update Gempa Kembar Guncang Venezuela: 1.430 Orang Tewas, 3.200 Luka, 50.000 Hilang
China Selidiki Insiden...
China Selidiki Insiden Pesawat Tabrak Gedung Tertinggi, Pilot Tewas, 13 Orang Luka
Benarkah Mossad Hendak...
Benarkah Mossad Hendak Habisi Bos Militer Pakistan Selama Perundingan AS-Iran di Swiss?
AS Serang Iran 2 Hari...
AS Serang Iran 2 Hari Beruntun, Trump Umbar Ancaman Mengerikan
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Eks Menteri Zionis:...
Eks Menteri Zionis: Trump Permalukan Netanyahu dan Israel dengan Penghinaan yang Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Infografis
Kebakaran Makin Dahsyat...
Kebakaran Makin Dahsyat di Israel, 7 Pemukiman Dievakuasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved