Militer Israel Nyatakan Kota Gaza Zona Pertempuran Berbahaya

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 19:00 WIB
loading...
Militer Israel Nyatakan...
Warga Palestina kembali terpaksa mengungsi dan turun ke jalan akibat serangan gencar militer Israel di Jalur Gaza utara pada 28 Agustus 2025. Foto/Ahmed Jihad Ibrahim Al-arini/Anadolu Agency
A A A
GAZA - Militer Israel pada hari Jumat (29/8/2025) mendeklarasikan Kota Gaza, rumah bagi hampir satu juta warga Palestina, sebagai "zona pertempuran berbahaya". Deklarasi ini secara efektif menghapuskan jeda sementara aktivitas militer di wilayah tersebut, menurut pernyataan militer Israel, dilansir Anadolu.

Deklarasi yang dikeluarkan militer Israel ini muncul meskipun kota tersebut padat penduduk dan mengalami krisis kemanusiaan yang sedang berlangsung. Militer Israel mengatakan akan melanjutkan operasi ofensif di Jalur Gaza.

Menanggapi hal tersebut, badan PBB untuk pengungsi Palestina (UNRWA) memperingatkan, "Operasi militer yang intensif di Kota Gaza akan menempatkan sekitar 1 juta orang dalam risiko pengungsian paksa lagi."

"Dengan bencana kelaparan yang telah terkonfirmasi di wilayah tersebut, eskalasi lebih lanjut akan memperdalam penderitaan dan mendorong lebih banyak orang menuju bencana," ungkap dia.

Blokade penuh Israel terhadap Gaza, yang diberlakukan sejak awal Maret, telah menciptakan kondisi bencana bagi 2,4 juta penduduknya, yang mengakibatkan kelaparan, wabah penyakit, dan runtuhnya layanan-layanan penting.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Penghadangan Kapal Bantuan...
Penghadangan Kapal Bantuan Gaza Sebagai Pembajakan Filantropi Global, PFI Desak Pemerintah Bertindak
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
Garda Bangsa Dukung...
Garda Bangsa Dukung Penuh Program Pemerintahan Prabowo
Boni Hargens Minta Hilangkan...
Boni Hargens Minta Hilangkan Prasangka Buruk terhadap Polri
Kantor Imigrasi Denpasar...
Kantor Imigrasi Denpasar dan 2 Lokasi Lainnya Digeledah KPK, Bukti Elektronik hingga Dokumen Disita
Berita Terkini
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved