Xi Jinping Hadapi Kritik Terselubung dari Media Resmi Militer China

Jum'at, 29 Agustus 2025 - 10:31 WIB
loading...
Xi Jinping Hadapi Kritik...
Presiden Xi Jinping sedang menghadapi kritik terselubung dari media resmi militer China. Foto/gov.cn
A A A
JAKARTA - Sejumlah pengamat menilai Presiden China Xi Jinping kini berada dalam posisi sulit. Setelah serangkaian pembersihan politik yang menimpa sejumlah pejabat tinggi Partai Komunis China (PKC) dan perwira militer senior yang dikenal dekat dengan Xi, muncul sinyal bahwa dia mendapat tekanan untuk membagi sebagian kekuasaannya.

Mengutip dari Mekong News, Jumat (29/8/2025), Biro Politik Komite Sentral PKC baru-baru ini menekankan perlunya menghidupkan kembali lembaga-lembaga di bawah struktur Komite Sentral. Langkah ini muncul bersamaan dengan empat artikel di PLA Daily, koran resmi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA), yang menekankan kepemimpinan kolektif dan demokrasi internal dalam pengambilan keputusan.

Empat artikel tersebut secara halus mengkritik prinsip sentralisasi kekuasaan yang selama ini menjadi ciri khas Xi.

Baca Juga: Puluhan Komandan Militer China Dipecat, Xi Jinping Konsolidasikan Kekuatan Jelang 2027

Tekanan ini terjadi di tengah situasi domestik yang menantang. Ekonomi China terus melambat dengan pertumbuhan hanya sekitar lima persen, jauh dari dua digit pada dekade lalu. Sektor properti yang selama ini menjadi motor utama ekonomi mengalami krisis serius, sementara perang tarif dengan Amerika Serikat terus menekan dunia usaha.

Xi sendiri memimpin rapat Politburo yang meninjau kinerja berbagai komisi dan lembaga di bawah Komite Sentral. Media pemerintah; Xinhua, melaporkan bahwa rapat menekankan agar lembaga-lembaga tersebut mengambil peran lebih aktif dalam koordinasi kebijakan besar dan tidak mengambil alih fungsi lain.

Bagi pengamat, bahasa halus ini adalah sinyal bahwa partai sedang memperingatkan Xi untuk tidak terlalu memonopoli kekuasaan.

Selama lebih dari satu dekade, Xi dikenal menggunakan kampanye antikorupsi untuk membersihkan lawan politiknya. Namun kini, kampanye serupa justru menjerat orang-orang dekatnya. Sejumlah loyalis Xi di pemerintahan dan militer dicopot, bahkan ada yang menghilang dari publik.

Nama-nama besar yang baru-baru ini terjungkal antara lain Menteri Pertahanan Li Shangfu, Laksamana Miao Hua, hingga Jenderal He Weidong—semuanya dikenal sebagai lingkaran dekat Xi.

Para pengamat menilai, fakta bahwa para protégé Xi ikut terjerat menunjukkan dia gagal menempatkan orang yang tepat di posisi strategis. Lebih jauh, ketidakmampuannya melindungi loyalis justru memperbanyak musuh politik dan melemahkan basis dukungannya, baik di partai maupun militer.

Kini, ketika ekonomi melemah dan dukungan internal terkikis, muncul tanda-tanda bahwa Xi Jinping mungkin harus mulai melepas sebagian cengkeraman kekuasaannya yang begitu luas.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Jonathan David Hattrick,...
Jonathan David Hattrick, Kanada Hancurkan Qatar 6-0 di Piala Dunia 2026
MNC Peduli dan MNC Tourism...
MNC Peduli dan MNC Tourism Gelar Edukasi Gizi dan Demo Masak di Kampung Cibilik Sukabumi
Aksi Formula E Berlanjut...
Aksi Formula E Berlanjut ke Sanya, Saksikan Live di VISION+
Berita Terkini
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Mojtaba Khamenei: Iran...
Mojtaba Khamenei: Iran dan AS Capai Kesepakatan karena Trump Putus Asa
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Infografis
Perbandingan Pangkalan...
Perbandingan Pangkalan Militer AS vs China di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved