Trump Perintahkan Pembakar Bendera AS Dipenjara 1 Tahun, Berlaku Juga untuk Warga Asing

Selasa, 26 Agustus 2025 - 13:55 WIB
loading...
Trump Perintahkan Pembakar...
Presiden Donald Trump meneken perintah eksekutif yang memerintahkan hukuman penjara 1 tahun bagi siapa pun yang membakar atau menodai bendera Amerika Serikat. Foto/X @probablyreadit
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump telah menandatangani perintah eksekutif yang menargetkan siapa pun yang membakar atau menodai bendera Amerika. Hukuman bagi pelaku tak main-main, yakni penjara hingga satu tahun.

Perintah eksekutif tersebut, yang diteken Trump pada hari Senin, ditujukan kepada Jaksa Agung untuk menegakkannya.

Namun perintah Trump ini bertentangan dengan Mahkamah Agung yang telah memutuskan bahwa pembakaran bendera dilindungi oleh Amandemen Pertama Konstitusi AS, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters, Selasa (26/8/2025).

Baca Juga: Kerusuhan Los Angeles, Trump Mencap Demonstran Binatang karena Bakar Bendera AS

Dalam sebuah pernyataan, perintah tersebut menginstruksikan Jaksa Agung untuk menuntut dengan tegas siapa pun yang melanggar undang-undang penodaan bendera dan mendorong tindakan hukum yang menantang ruang lingkup Amandemen Pertama dalam masalah ini.

"Pemerintahan saya akan berupaya memulihkan rasa hormat terhadap bendera Amerika dan menuntut siapa pun yang menghasut kekerasan atau melanggar hukum saat menodai simbol nasional ini," bunyi pernyataan Trump.

Meskipun mencatat putusan Mahkamah Agung tahun 1989 yang melindungi pembakaran bendera sebagai kebebasan berbicara, perintah tersebut berargumen bahwa hal itu masih dapat dibatasi jika memicu kekerasan atau merupakan "kata-kata yang bersifat menghasut."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Usai Ziarah ke Makam...
Usai Ziarah ke Makam Soekarno dan Gus Dur, Kapolri Tabur Bunga di Makam Soeharto
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Warga Palestina Kecewa...
Warga Palestina Kecewa Donald Trump Menang Pemilu AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved