Al-Qur'an Kembali Dibakar di Swedia, Turki Jengkel

Jum'at, 11 September 2020 - 10:09 WIB
loading...
Al-Quran Kembali Dibakar...
Bendera nasional Swedia. Foto/Anadolu
A A A
ANKARA - Turki mengecam keras aksi pembakaran salinan kitab suci Al-Qur'an yang kembali terjadi di Swedia pada hari Kamis. Ankara, yang jengkel dengan ulah kelompok anti-Islam tersebut, mencirikan tindakan mereka sebagai "sikap tidak hormat".

Pembakaran salinan kitab suci umat Islam itu dilakukan oleh kelompok anti-Islam Denmark, Stram Kurs. Sebulan lalu, aksi serupa terjadi di Malmo, Swedia. (Baca: Kelompok Anti-Islam Bakar Al-Qur'an di Ibu Kota Swedia )

"Kami mengutuk ketidaksopanan kelompok barbar rasis dengan membakar kitab suci kami, Al-Qur'an, di Stockholm, Ibu Kota Swedia," kata Kementerian Luar Negeri Turki dalam sebuah pernyataan.

Pembakaran salinan Al-Qur'an itu berlangsung dalam demonstrasi ilegal oleh kelompok Stram Kurs di wilayah komunitas Muslim di Rinkeby, Stockholm. (Baca: Rasmus Paludan, Politikus Anti-Islam Otak Pembakaran Alquran di Swedia )

Kelompok yang dipimpin Rasmus Paludan tersebut sehari sebelumnya meminta izin kepada polisi setempat untuk membakar salinan kitab suci umat Islam, namun pengajuan izin ditolak. Keesokan harinya, mereka nekat datang dan menjalankan aksi yang sudah direncanakan itu, lalu pergi sebelum terjadi keributan yang tak diinginkan.

Kementerian Luar Negeri Turki mengapresiasi langkah positif Swedia yang tidak mengizinkan Stram Kurs melakukan penistaan kitab suci tersebut. Kendati demikian, Ankara menyesalkan bahwa tindakan provokatif dari kelompok itu tidak dapat dicegah. (Baca: PM Norwegia Bela Penistaan Alquran sebagai Kebebasan Berbicara )

“Dan orang-orang sakit ini terus mendapat manfaat darinya,” kata kementerian tersebut, seperti dilansir kantor beritaAnadolu, Jumat (11/9/2020).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baykar dan Leonardo...
Baykar dan Leonardo Kembangkan Drone MUM-T yang Jadi Andalan Perang Masa Depan
Trump Geram pada Netanyahu...
Trump Geram pada Netanyahu karena Kritik Rencana AS Jual Jet Tempur Siluman F-35 ke Turki
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Wardatina Mawa Dikabarkan...
Wardatina Mawa Dikabarkan Dilamar Pria Turki, Begini Klarifikasi Lengkapnya
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Hampir Tembus 5.000 Jiwa
Menteri Radikal Israel...
Menteri Radikal Israel Serukan Bangun Permukiman Yahudi di Gaza
Rekomendasi
Bug Windows 11 Terdeteksi...
Bug Windows 11 Terdeteksi Menguras Penyimpanan SSD Pengguna hingga 70GB
PFII Ditargetkan Beroperasi...
PFII Ditargetkan Beroperasi Tahun Ini, Purbaya Bocorkan Penentuan Lokasi
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Berita Terkini
Mediator Usulkan Gencatan...
Mediator Usulkan Gencatan Senjata 10 Hari untuk Hidupkan Lagi Kesepakatan AS-Iran
Seorang Tentara AS Tewas...
Seorang Tentara AS Tewas di Irak Saat Buang Amunisi Drone Iran yang Jatuh
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved