Intelijen AS Larang Pembagian Informasi terkait Perundingan Rusia dan Ukraina

Sabtu, 23 Agustus 2025 - 14:19 WIB
loading...
Intelijen AS Larang...
Intelijen AS larang pembagian informasi terkait perundingan Rusia dan Ukraina. Foto/X
A A A
WASHINGTON - Direktur Intelijen Nasional AS, Tulsi Gabbard, memerintahkan agar semua informasi tentang perundingan perdamaian Rusia- Ukraina yang sedang berlangsung dirahasiakan dari mitra intelijen AS. Itu menjadi perkembangan terbaru agar informasi intelijen tidak menyebar dengan cepat.

CBS News melaporkan beberapa pejabat AS yang tidak disebutkan namanya yang mengetahui masalah ini mengatakan kepada outlet tersebut bahwa memo tertanggal 20 Juli tersebut memerintahkan badan intelijen untuk mengklasifikasikan semua data relevan dan analisis subjek sebagai NOFORN – tidak boleh dibagikan dengan mitra asing, termasuk anggota kerangka kerja intelijen Five Eyes, yang mencakup AS, Inggris, Kanada, Australia, dan Selandia Baru.

Memo yang dilaporkan tersebut secara tegas membatasi distribusi materi tersebut hanya kepada badan asalnya. Namun, hal ini tampaknya tidak menghalangi pembagian intelijen operasional diplomatik atau militer yang dikumpulkan di luar komunitas intelijen AS, seperti informasi keamanan yang dibagikan dengan pasukan Ukraina.

CBS juga mengutip beberapa mantan pejabat AS yang memperingatkan bahwa cakupan arahan yang luas dapat mengikis kepercayaan antara Washington dan sekutunya yang dibangun di atas pembagian intelijen terbuka.

Namun, yang lain tidak setuju, menunjukkan bahwa langkah semacam itu bukanlah hal yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam praktik AS dan bahwa menyembunyikan informasi di bidang-bidang dengan kepentingan yang berbeda merupakan hal yang umum di antara mitra Five Eyes.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Aroma Match Fixing Rugikan...
Aroma Match Fixing Rugikan Timnas Iran di Piala Dunia 2026, Kenapa FIFA Tolak Investigasi?
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Jelang Upacara HUT Ke-80...
Jelang Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara, Begini Situasi Satlat Brimob Cikeas
Norwegia Lolos ke 16...
Norwegia Lolos ke 16 Besar usai Singkirkan Pantai Gading 2-1
5 Fakta Menarik Norwegia...
5 Fakta Menarik Norwegia Lolos ke Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 usai Singkirkan Pantai Gading
Berita Terkini
Jumlah Korban Tewas...
Jumlah Korban Tewas Akibat Gempa Bumi Venezuela Meningkat Jadi 1.943 Jiwa
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
2 Negara Muslim Ini...
2 Negara Muslim Ini Saling Serang, Ini 7 Alasan Konflik Itu Tak Mudah Diselesaikan
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Infografis
37 Pesawat AS Hancur...
37 Pesawat AS Hancur dan Rusak dalam Perang Iran, Kerugian Rp28 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved