Intelijen AS Larang Pembagian Informasi terkait Perundingan Rusia dan Ukraina
Sabtu, 23 Agustus 2025 - 14:19 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Menlu Iran dan Rusia Bahas Kesepakatan Nuklir dan Kerja Sama IAEA
Gabbard telah mengkritik pendekatan agresif Barat terhadap konflik Ukraina, dengan menyatakan bahwa hal itu disebabkan oleh penolakan NATO untuk mengakui "kekhawatiran keamanan yang sah" Rusia terkait keanggotaan Ukraina di blok tersebut.
Arahan yang dilaporkan mendahului perundingan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump di Alaska pada 15 Agustus. Pertemuan tersebut – yang tidak mengundang Ukraina maupun sekutu AS mana pun – berakhir tanpa kesepakatan gencatan senjata atau perjanjian damai, meskipun kedua pemimpin memuji perundingan tersebut sebagai sesuatu yang konstruktif.
Beberapa hari setelah perundingan Alaska, Trump menjamu pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky dan para pemimpin Eropa di Gedung Putih. Perundingan difokuskan pada pencarian jalan untuk menyelesaikan konflik dan jaminan keamanan bagi Ukraina.
Trump kemudian memberi tahu Zelensky bahwa ia harus "menunjukkan fleksibilitas" dan menegaskan kembali bahwa Kiev tidak akan bergabung dengan NATO.
Gabbard telah mengkritik pendekatan agresif Barat terhadap konflik Ukraina, dengan menyatakan bahwa hal itu disebabkan oleh penolakan NATO untuk mengakui "kekhawatiran keamanan yang sah" Rusia terkait keanggotaan Ukraina di blok tersebut.
Arahan yang dilaporkan mendahului perundingan antara Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden AS Donald Trump di Alaska pada 15 Agustus. Pertemuan tersebut – yang tidak mengundang Ukraina maupun sekutu AS mana pun – berakhir tanpa kesepakatan gencatan senjata atau perjanjian damai, meskipun kedua pemimpin memuji perundingan tersebut sebagai sesuatu yang konstruktif.
Beberapa hari setelah perundingan Alaska, Trump menjamu pemimpin Ukraina Vladimir Zelensky dan para pemimpin Eropa di Gedung Putih. Perundingan difokuskan pada pencarian jalan untuk menyelesaikan konflik dan jaminan keamanan bagi Ukraina.
Trump kemudian memberi tahu Zelensky bahwa ia harus "menunjukkan fleksibilitas" dan menegaskan kembali bahwa Kiev tidak akan bergabung dengan NATO.
(ahm)
Lihat Juga :