Siapa Lucky Karim? Gadis Cantik Rohingya yang Jadi Pembawa Pesan Perdamaian

Minggu, 24 Agustus 2025 - 19:39 WIB
loading...
A A A
“Bagi saya, kembali ke kamp pengungsian adalah salah satu prioritas utama saya karena saya selalu percaya pada perspektif masyarakat, pendapat mereka penting bagi saya, untuk membentuk bahasa advokasi saya, dan menyampaikan pesan-pesan mereka ke tempat yang tepat, orang yang tepat pada waktu yang tepat,” ujarnya.

Bulan-bulan pertamanya di Amerika terasa begitu cepat.

Pada tahun 2023, ia menulis opini yang mengharukan di mana ia menggambarkan bagaimana enam tahun tanpa akses pendidikan telah menciptakan generasi muda Rohingya yang hilang.

Ia menulis tentang anak-anak perempuan yang dipaksa menikah di usia muda, dan dengan sedikit pendidikan atau sarana untuk mencari nafkah, mereka tidak memiliki kemandirian untuk membentuk kehidupan mereka sendiri. Hal itu membuat mereka lebih rentan terhadap kekerasan dalam rumah tangga dan pelecehan, sesuatu yang, tulisnya.

4. Memperoleh Status Penduduk Tetap AS

Pada tahun 2023, ia juga bersaksi di hadapan Komisi Hak Asasi Manusia Tom Lantos di Kongres. Ia memperoleh status penduduk tetap AS bersama kerabatnya, yang difasilitasi oleh UNHCR.

“Sejak itu, saya telah mengunjungi hampir setiap ibu kota PBB dan pemerintahan tempat diskusi tentang Rohingya dan Burma berlangsung,” tambahnya. “Suara saya unik karena orang-orang ini… tidak bertemu seseorang yang datang langsung dari lapangan, dari kamp.”

Pada tahun 2024, ia mendirikan Refugee Women for Peace and Justice (RWPJ), organisasi terdaftar pertama yang dipimpin oleh pengungsi Rohingya yang bekerja langsung dengan komunitasnya di Bangladesh.

Maret ini, di usianya yang ke-22, ia menjadi orang Rohingya pertama yang dimukimkan kembali ke Cox’s Bazar sebagai bagian dari diaspora dan sebagai advokat hak asasi manusia.

Sangat emosional sekaligus menyenangkan bagi saya untuk kembali setelah hanya dua tahun kedatangan saya di AS, tambahnya.

Bagi Lucky, perubahan dari status pengungsi menjadi status penduduk tetap sangatlah berarti. "Hal itu membuat kita merasa seperti bagian dari manusia," ujarnya. "Kita bagian dari komunitas. Kita bagian dari dunia."
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Klasemen Piala AFF U-19...
Klasemen Piala AFF U-19 2026: Sikat Myanmar, Timnas Indonesia Sejajar Vietnam
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Kecelakaan Maut Minibus...
Kecelakaan Maut Minibus Tabrak Truk, 8 Orang Tewas
Rekomendasi
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
BMKG Ungkap 5 Daerah...
BMKG Ungkap 5 Daerah Tak Diguyur Hujan Lebih Sebulan, Probolinggo Terlama
Menkomdigi Ajak Generasi...
Menkomdigi Ajak Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat dan Lawan Kejahatan Digital
Berita Terkini
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Pemimpin Oposisi Zionis:...
Pemimpin Oposisi Zionis: Kesepakatan Damai AS-Iran Berarti Tak Satu Pun Tujuan Perang Israel Tercapai
Perseteruan Memanas,...
Perseteruan Memanas, Jet Tempur Swedia Cegat Pesawat Militer Rusia
Jenderal Jerman Duga...
Jenderal Jerman Duga Rusia Bakal Kerahkan Senjata Nuklir ke Luar Angkasa, Bisa Picu Kiamat Satelit
Perempuan Cantik Ini...
Perempuan Cantik Ini Tewas dalam Atraksi Lompat Jembatan 30 Meter karena Petugas Lupa Pasang Tali Pengaman
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved