Turki Sukses Uji Coba Drone Simsek, Apa Saja Kelebihannya?

Minggu, 24 Agustus 2025 - 15:30 WIB
loading...
Turki Sukses Uji Coba...
Turki sukses uji coba drone Simsek. Foto/X/@KarstenMarrup
A A A
ISTANBUL - Sebuah sistem pertahanan Turki , sistem pesawat tanpa awak target berkecepatan tinggi, Simsek, telah berhasil diuji. Itu menjadi kelebihan Turki dalam mengembangkan industri dalam negerinya.

Dengan sistem lepas landas berbantuan roket kilat (RATO), Simsek lepas landas dari darat untuk pertama kalinya dan berhasil digunakan dalam pesawat target dan misi kamikaze, ungkap Haluk Gorgun, kepala Sekretariat Industri Pertahanan Turki, di platform media sosial Turki, NSosyal.

"Industri pertahanan kita telah menambahkan satu lagi kemampuan penting ke dalam persenjataannya," tulisnya, dilansir TRT World.

Langkah ini merupakan demonstrasi konkret dari teknologi yang dikembangkan sepenuhnya dengan kemampuan nasional, yang meningkatkan fleksibilitas operasional Turki dan memperkuat daya tangkalnya, ujarnya.

"Kami terus melanjutkan langkah kami dengan komitmen untuk menghasilkan solusi inovatif bagi kebutuhan pertahanan di masa depan," ujarnya.

Ia juga berterima kasih kepada Turkish Aerospace Industries (atau TUSAŞ), yang mengembangkan Simsek.

Turki Sukses Uji Coba Drone Simsek, Apa Saja Kelebihannya?

1. Memiliki Kemampuan Siluman

Melansir Media Line, pperasi ini merupakan fase krusial dalam program "Otonom Kol Uçucusu" (OKU) Turki, atau Autonomous Wingman—sebuah strategi yang mencerminkan konsep global "Loyal Wingman" di mana drone semi-otonom beroperasi berdampingan dengan pesawat berawak.

Dalam uji coba yang dilakukan di ketinggian 10.130 kaki (3.400 meter), Anka III tanpa ekor dan berkonfigurasi siluman melepaskan Super Şimşek, sebuah kendaraan udara nirawak berkecepatan tinggi yang mampu melakukan pengawasan, mengganggu radar musuh, dan menyerang target secara langsung.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Inggris Akan Ganti 6...
Inggris Akan Ganti 6 Kapal Perusak Tua dengan 6 Kapal Perang Hibrida Pengendali Drone
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 920 Orang Tewas, Hampir 50 Ribu Masih Hilang
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
Tingkatkan Efisiensi...
Tingkatkan Efisiensi Layanan, ASABRI Digitalisasi 2.000 Klaim Peserta
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Profil Nadiem Makarim,...
Profil Nadiem Makarim, Menteri Era Jokowi yang Divonis 10 Tahun Penjara
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
Pemilu Nasional dan...
Pemilu Nasional dan Lokal Dipisah, Apa Saja Dampaknya?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved