IPC: Kelaparan di Gaza Sepenuhnya Buatan Manusia, Perlu Penyaluran Bantuan untuk Balik Keadaan

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 19:17 WIB
loading...
IPC: Kelaparan di Gaza...
Warga Gaza antre untuk mendapatkan makanan hangat. Foto/irna
A A A
GAZA - Kelaparan di Gaza "sepenuhnya buatan manusia" dan dapat "dihentikan dan dibalikkan", menurut Komite Peninjau Kelaparan IPC. Meski demikian, IPC memperingatkan dibutuhkan "respons segera dan berskala besar" untuk melakukannya.

"Waktu untuk berdebat dan ragu-ragu telah berlalu, kelaparan sudah ada dan menyebar dengan cepat," ungkap komite tersebut dalam laporan.

"Tidak ada keraguan dalam benak siapa pun bahwa respons segera dan berskala besar diperlukan. Penundaan lebih lanjut – bahkan hanya beberapa hari – akan mengakibatkan eskalasi kematian akibat kelaparan yang sama sekali tidak dapat diterima," papar komite itu.

Laporan tersebut selanjutnya memperingatkan "kematian yang dapat dihindari akan meningkat secara eksponensial" kecuali gencatan senjata diterapkan untuk memungkinkan masuknya bantuan kemanusiaan dan memulihkan pengiriman makanan dan pasokan dasar bagi penduduk Gaza dengan segera.

Komite tersebut mengatakan laporan tersebut menandai kelima kalinya mereka dipanggil untuk meninjau analisis krisis pangan di Gaza.

IPC mencatat mereka belum pernah diminta untuk kembali ke krisis yang sama berkali-kali sebelumnya.

Laporan tersebut menyatakan hal itu merupakan "cerminan yang gamblang tentang bagaimana penderitaan tidak hanya terus berlanjut, tetapi juga semakin intensif dan menyebar hingga kelaparan mulai muncul" di Gaza.

Baca juga: 10 Alasan Israel Selalu Gagal Menaklukkan Gaza
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Sampaikan Amanah Prabowo,...
Sampaikan Amanah Prabowo, Wamenhaj Salurkan Bantuan untuk Jemaah Haji asal Aceh yang Terlilit Utang
AS Lancarkan Serangan...
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Sasar Pertahanan Udara hingga Fasilitas Drone
Nah, Israel Tangkap...
Nah, Israel Tangkap Pria AS karena Jadi Mata-Mata untuk Iran
Rekomendasi
AI for Life: Ketika...
AI for Life: Ketika Kampus Mulai Bicara Etika, Bukan Sekadar Teknologi
Sistem Isi Daya Dua...
Sistem Isi Daya Dua Arah Memicu Persaingan antara BMW, VW, dan BYD
Mantan Wakil Kepala...
Mantan Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung Ajukan Praperadilan Tersangka Korupsi MBG
Berita Terkini
Eks Jenderal Zionis:...
Eks Jenderal Zionis: Netanyahu Mengarang Iran Miliki Bom Nuklir untuk Menakuti Publik Israel
Demi Cinta Bertaruh...
Demi Cinta Bertaruh Nyawa, Pasangan Ini Lamaran di Puncak Gedung Empire State 443 Meter
AS Pertimbangkan Tarik...
AS Pertimbangkan Tarik Pasukan dari Arab Saudi, Berseteru Gara-gara Perang Iran
Israel Ancam Serang...
Israel Ancam Serang Iran Ketiga Kalinya Meski Sedang Negosiasi dengan AS
Tetangga Indonesia Ini...
Tetangga Indonesia Ini Beli Lagi 24 Rudal Canggih Hellfire AS, Harganya Rp401 Miliar
Helikopter Angkatan...
Helikopter Angkatan Laut AS Jatuh di Laut Arab, 1 Awak Hilang, Ditembak Iran?
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved