Viral, Turis China Potong Antrean di Universal Studios Singapore: 'Tanpa China, Singapura Tak Ada'

Jum'at, 22 Agustus 2025 - 12:47 WIB
loading...
Viral, Turis China Potong...
Turis perempuan asal China memotong antrean di Universal Studios Singapore, memicu cekcok dengan pengunjung lain. Foto/via Mothership
A A A
SINGAPURA - Sebuah video viral menunjukkan seorang turis perempuan asing asal China dikonfrontasi setelah memotong antrean di Universal Studios Singapore (USS), sebuah taman hiburan terkenal di Singapura. Turis itu bahkan berteriak yang meremehkan eksistensi Negara Singapura.

Tindakan perempuan itu yang menolak antre memicu pertengkaran sengit dengan pengunjung lain. Dengan membawa bayi, dia berteriak: "Jika bukan karena China, Singapura tak akan ada."

"Bukankah kamu sendiri orang China?" tanya perempuan tersebut kepada pengunjung pria yang diduga juga beretnis China.

Baca Juga: Ini Sosok Putri Bajrakitiyabha, Putri Raja Thailand yang Koma 3 Tahun Tak Kunjung Bangun

Pria tersebut kemudian merekam seluruh kejadian dengan kamera ponselnya. Alih-alih mengalah, perempuan itu balas mengeluarkan ponselnya dan merekam balik ketika cekcok panas terus berlanjut.

“Apakah kamu pikir kamu satu-satunya yang bisa merekam saya? Apa yang salah dengan orang China? Apakah mereka mempermalukanmu? Bukankah kamu sendiri orang China?” lanjut turis perempuan tersebut.

Lebih lanjut, dia mengatakan bahwa tanpa orang China, Singapura tidak akan berarti apa-apa.

Pria itu kemudian membalas dengan sinis, berkata, “Ya, orang China memang yang terhebat, yang terbaik.”

Video pertengkaran tersebut telah ditonton lebih dari 1,2 juta kali setelah dibagikan oleh satu akun Facebook.

Video kejadian itu juga diunggah ke TikTok pada 18 Agustus oleh pria yang cekcok dengan turis perempuan tersebut.

Para pengguna media sosial mengecam perilaku turis perempuan China tersebut. "Datang ke sini sebagai turis, Anda harus mengikuti aturan kami. Di Singapura, Anda harus mengantre," tulis seorang warga Singapura dalam komentar di video tersebut.

Pengguna media sosial lain menulis, "Memalukan sekali bagi keluarga! Tolong jangan memengaruhi anak-anak dengan kesombongan Anda."

Namun, beberapa yang lain menganggap masalah ini sebagai masalah kecil yang tidak pantas diperdebatkan secara panjang lebar, dan menyarankan untuk tidak menggeneralisasi semua orang China berdasarkan perilaku satu individu.

"Jangan berdebat tentang hal-hal [kecil], biarkan saja, lagipula dia punya bayi kecil, seorang pria tua, dan anak-anak bersamanya," tulis seorang pengguna media sosial. "Ingat, ini negara yang besar, mayoritas orangnya sopan," imbuhnya, seperti dikutip dari Mothership, Jumat (22/8/2025).

Belum jelas bagaimana pertengkaran itu bermula dan apakah salah satu pihak memprovokasi pihak lain untuk bereaksi negatif.

Resorts World Sentosa (RWS), sebagai pengelola USS, merilis pernyataan tentang insiden tersebut pada 20 Agustus.

"Di RWS, kami menjunjung tinggi nilai-nilai kesopanan, rasa hormat, dan etika antre, dan mengharapkan tamu kami untuk memperlakukan sesama pengunjung dengan penuh pertimbangan untuk memastikan semua orang dapat menikmati kunjungan mereka," katanya.

Ditambahkan, "Masalah ini telah diselesaikan."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Viral! Kebun Binatang...
Viral! Kebun Binatang China Cari Pemeran Beruang Hitam, Gajinya Rp263,6 Juta
Kerja Sama Yunani-China...
Kerja Sama Yunani-China Diperdebatkan, Legislator Tolak Status 'Mitra Lemah'
Jepang Sangkal Militernya...
Jepang Sangkal Militernya Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk China
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Selat Hormuz Bergejolak...
Selat Hormuz Bergejolak Lagi, Iran Serang Kapal Berbendera Singapura
10 Negara dengan Biaya...
10 Negara dengan Biaya Hidup Termahal di Dunia pada 2026, Ada Tetangga Indonesia
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Mengenal Gempa Doublet...
Mengenal Gempa Doublet di Venezuela Tewaskan Ratusan Orang, Jarang Terjadi
Rekomendasi
5 Peserta SPPI Meninggal...
5 Peserta SPPI Meninggal saat Latsarmil, Ini Kronologi Tiap Kasus
HYROX Jakarta 2026 Siap...
HYROX Jakarta 2026 Siap Digelar, Peserta Jalani Persiapan Menuju Kompetisi
Licin! Markas Judi Online...
Licin! Markas Judi Online di Hayam Wuruk Kelola 145 Website untuk Hindari Pemblokiran
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved