Kenapa China Disebut Zhonguo?

Rabu, 20 Agustus 2025 - 18:30 WIB
loading...
Kenapa China Disebut...
China disebut juga sebagai Zhonguo. Foto/X/@VisitBeijingcn
A A A
BEIJING - Zhonguo dikenal sebagai istilah yang merujuk pada China . Itu dikenal sebagai nama lain China pada zama kuno, tetapi kini tetap populer.

Kenapa China Disebut Zhonguo?

1. Berarti Kota Pusat

Melansir China Culture, di China kuno, Guo merujuk pada kota atau negara. Zhongguo (sekarang berarti China) berarti kota pusat atau negara pusat. Menurut buku-buku sejarah, Zhongguo memiliki lima konotasi: pertama, ibu kota; kedua, negara yang diperintah oleh kaisar; ketiga, Dataran Tengah; keempat, wilayah dataran tinggi; dan terakhir, wilayah yang dihuni oleh suku Han dan Xia.

Sejak Dinasti Han (206 SM-220 M), orang-orang sering menyebut negara yang didirikan oleh suku Han sebagai Zhongguo; namun, suku-suku lain juga menyebut negara mereka sendiri sebagai Zhongguo. Tak satu pun dari mereka mengakui Zhongguo yang lain.

Baca Juga: 10 Alasan Rusia Mau Berunding dengan AS Soal Ukraina

2. Dikaitkan dengan Revolusi China

Sebenarnya, Zhongguo pada zaman kuno merupakan kata sifat, bukan kata benda. Tak satu pun dinasti yang berkuasa menggunakan Zhongguo sebagai nama mereka, dan semuanya memiliki gelar mereka sendiri.

Setelah Revolusi 1911 (revolusi demokrasi borjuis China yang dipimpin oleh Dr. Sun Yat-sen yang menggulingkan Dinasti Qing), Zhongguo diambil sebagai kependekan dari Republik China. Dan pada tahun 1949, Zhongguo menjadi kependekan dari Republik Rakyat China.

Saat ini, satu-satunya Zhongguo di dunia adalah Republik Rakyat China yang beribu kota di Beijing.

3. Pertama Kali Digunakan pada Dinasti Zhou

Nama "Zhongguo" pertama kali digunakan oleh Dinasti Zhou kuno. Orang-orang Zhou percaya bahwa mereka adalah pusat peradaban.

Kemudian, nama ini menjadi nama kekaisaran yang didirikan di daerah Aliran Sungai Kuning dan kekaisaran-kekaisaran lain yang didirikan oleh kelompok etnis lain pada masa Dinasti Han.

Selama periode Dinasti Utara dan Selatan, nama "Zhongguo" menjadi senjata propaganda.

Dinasti Selatan menghormati dirinya sendiri dengan menyebut dirinya "Zhong Guo" dan mencemarkan nama baik Dinasti Utara dengan menyebutnya "Wei Lu". Demikian pula, Dinasti Utara juga menyebut dirinya "Zhong Guo" sambil menyebut Dinasti Selatan "Dao Yi".

Kontroversi ini berlanjut hingga kemudian. Dinasti Liao, Song Utara, Jin, dan Song Selatan menyebut diri mereka "Zhongguo".

Sementara itu, mereka menolak untuk mengakui kekaisaran-kekaisaran lain sebagai bagian dari "Zhongguo". Namun, tidak satu pun dari dinasti ini, atau dinasti-dinasti sebelumnya, yang benar-benar mengubah nama negara mereka menjadi "Zhongguo". Mereka semua tetap mempertahankan nama asli mereka.

4. Ada Nama Lain untuk China

Sepanjang sejarah, China memiliki banyak nama lain, termasuk:

1. Shen Zhou – Shen Zhou berarti "tanah suci". Berasal dari Periode Negara-Negara Berperang. Pada masa itu, dunia diyakini terbagi menjadi sembilan negara, dan salah satunya adalah Shen Zhou. Shen Zhou sendiri terbagi menjadi sembilan wilayah.

2. Hua - Orang-orang yang tinggal di daerah Aliran Sungai Kuning suka menyebut kekaisaran mereka "Hua". Hua berarti "kemakmuran". Mereka percaya bahwa mereka tinggal di tanah subur dari peradaban maju dengan kemakmuran abadi.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Korban Tewas Gempa Magnitudo...
Korban Tewas Gempa Magnitudo 6,7 di Sulteng Bertambah Jadi 3 Orang
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Berita Terkini
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Trump Bilang Israel...
Trump Bilang Israel Tak Berhak Kritik Deal AS-Iran karena Dulu Ogah Bunuh Jenderal Soleimani
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Infografis
Cilia Flores, Istri...
Cilia Flores, Istri Maduro yang Disebut Otak di Balik Kebijakan Venezuela
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved