Giliran Putin dan Zelensky Bakal Bertemu 2 Minggu Lagi
Selasa, 19 Agustus 2025 - 11:54 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin akan dipertemukan dengan Presiden Ukraina dua minggu lagi untuk berunding mengakhiri perang kedua negara. Foto/via NDTV
A
A
A
WASHINGTON - Kanselir Jerman Friedrich Merz mengatakan Presiden Rusia Vladimir Putin dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky akan bertemu dalam dua minggu ke depan untuk berunding mengakhiri perang kedua negara. Merz memuji Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump karena telah membujuk kedua pemimpin itu untuk bertemu.
Menurut Merz, pertemuan tersebut, yang disetujui Putin melalui panggilan telepon dengan Trump, akan berlangsung di lokasi yang belum ditentukan.
"Kami tidak tahu apakah presiden Rusia akan memiliki keberanian untuk menghadiri pertemuan puncak semacam itu. Oleh karena itu, persuasi diperlukan," kata Merz, yang merupakan bagian dari delegasi para pemimpin Eropa yang melakukan perjalanan ke Washington pada hari Senin untuk memberikan dukungan kepada Zelensky.
Baca Juga: Rusia Tak Terima Pasukan NATO Dikerahkan ke Ukraina
"Di sela-sela pertemuan, presiden Amerika berbicara dengan presiden Rusia melalui telepon dan sepakat bahwa akan ada pertemuan antara presiden Rusia dan presiden Ukraina dalam dua minggu ke depan," ujar Merz, yang dikutip Reuters, Selasa (19/8/2025).
Merz menambahkan bahwa Trump telah setuju untuk memberikan undangan lain untuk pertemuan tiga pihak setelahnya, sehingga negosiasi dapat benar-benar dimulai.
Kanselir Jerman itu mengatakan Trump terkesan bahwa pihak Eropa datang dengan front yang bersatu, dan diskusi mereka dengan pemerintah AS sekarang akan beralih ke rincian tentang jaminan keamanan untuk Ukraina.
"Sangat jelas bahwa seluruh Eropa harus berpartisipasi," kata Merz, mendukung pengumuman Trump bahwa Amerika Serikat juga sedang bersiap untuk menyediakannya.
Sementara itu, Zelensky mengonfirmasi kepada wartawan di luar Gedung Putih bahwa dia siap untuk pertemuan bilateral dengan musuh bebuyutannya, Putin.
Di Moskow, seorang ajudan Kremlin mengatakan bahwa Putin terbuka terhadap gagasan perundingan langsung dengan Ukraina.
Upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina telah menemui jalan buntu. Pertemuan puncak Trump dengan Putin di Alaska pada Jumat lalu juga gagal menghasilkan gencatan senjata.
Setelah perundingan Trump dan Putin di Alaska, Zelensky bergegas terbang ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Trump pada hari Senin. Zelensky bergerak cepat setelah Trump semakin mendesaknya untuk membuat kesepakatan dengan Putin.
Para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Finlandia, Komisi Eropa, dan NATO mengumumkan bahwa mereka juga datang ke Gedung Putih sebagai bentuk dukungan yang nyata kepada Ukraina.
Menurut Merz, pertemuan tersebut, yang disetujui Putin melalui panggilan telepon dengan Trump, akan berlangsung di lokasi yang belum ditentukan.
"Kami tidak tahu apakah presiden Rusia akan memiliki keberanian untuk menghadiri pertemuan puncak semacam itu. Oleh karena itu, persuasi diperlukan," kata Merz, yang merupakan bagian dari delegasi para pemimpin Eropa yang melakukan perjalanan ke Washington pada hari Senin untuk memberikan dukungan kepada Zelensky.
Baca Juga: Rusia Tak Terima Pasukan NATO Dikerahkan ke Ukraina
"Di sela-sela pertemuan, presiden Amerika berbicara dengan presiden Rusia melalui telepon dan sepakat bahwa akan ada pertemuan antara presiden Rusia dan presiden Ukraina dalam dua minggu ke depan," ujar Merz, yang dikutip Reuters, Selasa (19/8/2025).
Merz menambahkan bahwa Trump telah setuju untuk memberikan undangan lain untuk pertemuan tiga pihak setelahnya, sehingga negosiasi dapat benar-benar dimulai.
Kanselir Jerman itu mengatakan Trump terkesan bahwa pihak Eropa datang dengan front yang bersatu, dan diskusi mereka dengan pemerintah AS sekarang akan beralih ke rincian tentang jaminan keamanan untuk Ukraina.
"Sangat jelas bahwa seluruh Eropa harus berpartisipasi," kata Merz, mendukung pengumuman Trump bahwa Amerika Serikat juga sedang bersiap untuk menyediakannya.
Sementara itu, Zelensky mengonfirmasi kepada wartawan di luar Gedung Putih bahwa dia siap untuk pertemuan bilateral dengan musuh bebuyutannya, Putin.
Di Moskow, seorang ajudan Kremlin mengatakan bahwa Putin terbuka terhadap gagasan perundingan langsung dengan Ukraina.
Upaya mengakhiri perang Rusia-Ukraina telah menemui jalan buntu. Pertemuan puncak Trump dengan Putin di Alaska pada Jumat lalu juga gagal menghasilkan gencatan senjata.
Setelah perundingan Trump dan Putin di Alaska, Zelensky bergegas terbang ke Gedung Putih untuk bertemu dengan Trump pada hari Senin. Zelensky bergerak cepat setelah Trump semakin mendesaknya untuk membuat kesepakatan dengan Putin.
Para pemimpin Inggris, Prancis, Jerman, Italia, Finlandia, Komisi Eropa, dan NATO mengumumkan bahwa mereka juga datang ke Gedung Putih sebagai bentuk dukungan yang nyata kepada Ukraina.
(mas)
Lihat Juga :