Rusia Tak Terima Pasukan NATO Dikerahkan ke Ukraina

Selasa, 19 Agustus 2025 - 07:03 WIB
loading...
Rusia Tak Terima Pasukan...
Rusia tak terima pasukan NATO dikerahkan ke Ukraina sebagai penjamin keamanan Kyiv. Foto/NATO
A A A
MOSKOW - Pemerintah Rusia menegaskan bahwa kehadiran pasukan NATO di Ukraina, apa pun dalih atau skenarionya, sama sekali tidak dapat diterima oleh Moskow. Demikian disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Pernyataan Zakharova ini sebagai respons pada pernyataan pejabat Inggris tentang misi militer Barat hipotetis ke Ukraina.

Ukraina telah bersikeras pada jaminan yang serupa dengan pertahanan kolektif NATO sebagai salah satu prasyarat perdamaian abadi dengan Rusia. Baik Rusia maupun Amerika Serikat (AS) telah mengesampingkan keanggotaan Ukraina dalam aliansi yang dipimpin Washington tersebut.

Baca Juga: Hasil Deal Trump-Putin: Ukraina Dapat Perlindungan Mirip NATO, Rusia Dapat Konsesi 5 Wilayah

Namun, utusan Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff, mengatakan tak lama setelah pertemuan Trump-Putin pekan lalu bahwa AS dapat menawarkan perlindungan seperti Pasal 5 NATO kepada Ukraina. Pasal 5 NATO menyatakan serangan terhadap satu anggota harus diperlakukan sebagai serangan terhadap semua anggota aliansi. Pernyataan Witkoff ini membingungkan karena Ukraina bukan anggota NATO.

Zakharova, dalam komentarnya, menuduh Inggris berupaya merusak proses diplomatik yang sedang berlangsung menuju penyelesaian damai konflik Ukraina oleh Moskow dan Washington.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Timnas Iran Tinggalkan...
Timnas Iran Tinggalkan Surat Tulisan Tangan di Ruang Ganti Piala Dunia 2026
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Abaikan AS, Netanyahu...
Abaikan AS, Netanyahu Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan Israel dari Lebanon
Rekomendasi
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
7 Fakta Menarik Inggris...
7 Fakta Menarik Inggris Buntu Lawan Ghana di Piala Dunia 2026: Harry Kane Mandul
Berita Terkini
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Oman dan Iran Bentuk...
Oman dan Iran Bentuk Kelompok Kerja Bersama untuk Bahas Pengelolaan Selat Hormuz
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved