Heboh! Negara Tetangga Indonesia Melarang Masuk Politisi Ekstremis Israel, Ini Alasannya

Selasa, 19 Agustus 2025 - 10:21 WIB
loading...
Heboh! Negara Tetangga...
Simcha Rothman, politisi ekstremis Israel yang dilarang masuk ke Australia karena terkenal menyebarkan kebencian. Foto/Chaim Goldberg/Flash90 via Times of Israel
A A A
SYDNEY - Australia, negara tetangga Indonesia, tiba-tiba melarang masuk politisi ekstremis Israel Simcha Rothman. Politisi Zionis itu dijadwalkan untuk tur pidato di Melbourne dan Sydney pada hari Senin, namun sehari sebelumnya visanya tiba-tiba dicabut.

Rothman, anggota Knesset (Parlemen) Israel, dikenal sebagai politisi provokatif. Dia sebelumnya menyebut anak-anak Palestina di Gaza sebagai musuh dan menyerukan agar Israel sepenuhnya mengendalikan Tepi Barat yang diduduki.

Dia telah menunjukkan dukungannya terhadap rencana Presiden Amerika Serikat Donald Trump untuk Gaza, yang mencakup pemindahan paksa warga Palestina dari Jalur Gaza.

Baca Juga: Eks Bos Intelijen Militer Israel: 50.000 Korban Tewas di Gaza Memang Diperlukan

Rothman, yang merupakan bagian dari partai Zionisme Religius ekstremis yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Bezalel Smotrich, dijadwalkan untuk mengikuti "tur solidaritas" di mana dia telah merencanakan berbagai acara.

Acara pidato publik tersebut diselenggarakan oleh Asosiasi Yahudi Australia (AJA) dan dimaksudkan untuk menunjukkan dukungan bagi komunitas Yahudi Australia.

Deskripsi acara tersebut berbunyi: "Yahudi Australia mengalami antisemitisme yang belum pernah terjadi sebelumnya. Banyak yang merasa bahwa pemerintah Australia telah mengabaikan komunitas Yahudi".

Menurut AJA, Rothman akan menyampaikan kata-kata untuk mendukung komunitas Yahudi dan akan memberikan informasi terbaru dari Israel, tanpa merinci lebih lanjut tentang informasi terbaru tersebut atau isinya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Israel Akui Genosida...
Israel Akui Genosida Armenia, Dikecam karena Juga Lakukan Genosida Gaza
Media Pro-IRGC: Iran...
Media Pro-IRGC: Iran Mutlak Harus Memiliki Bom Nuklir
Iran: Sifat Dasar AS...
Iran: Sifat Dasar AS Adalah Mengingkari Janji!
Ancaman Nyata Zionis...
Ancaman Nyata Zionis Bukan Iran, Industri Militer Israel Berlomba Melawan Drone Hizbullah
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Tembus 1.700 Orang, 5.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Latihan Menembak Dihapus...
Latihan Menembak Dihapus dari Pembekalan Calon Manajer Kopdes, Puan: Sebaiknya Fokus Manajerial Saja
Nafkah Setelah Cerai...
Nafkah Setelah Cerai dalam Islam: Hak Mantan Istri dan Anak yang Wajib Dipenuhi
Mantan Menpora Dito...
Mantan Menpora Dito Ariotedjo Kembali Diperiksa KPK Jadi Saksi Kasus Dugaan Korupsi Kuota Haji
Berita Terkini
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
Infografis
8 PTS Terbaik Indonesia...
8 PTS Terbaik Indonesia Masuk THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved