Heboh! Negara Tetangga Indonesia Melarang Masuk Politisi Ekstremis Israel, Ini Alasannya
Selasa, 19 Agustus 2025 - 10:21 WIB
loading...
A
A
A
Namun, CEO AJA, Robert Gregory, menepis kekhawatiran atas acara pidato tersebut dan mengatakan bahwa perjalanannya ke Australia tidak terkait dengan peristiwa terkini di Timur Tengah.
Dewan Yahudi Australia yang progresif di negara tersebut menyuarakan kekhawatiran atas kunjungan yang diharapkan tersebut, dengan mengatakan bahwa kunjungan Rothman merupakan bagian dari upaya untuk mendorong dukungan bagi pemerintah Israel.
Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke mengonfirmasi bahwa permohonan visa Rothman telah ditolak dan menyatakan bahwa dia tidak akan dapat mengajukan permohonan visa lagi selama tiga tahun ke depan.
"Pemerintah kami mengambil tindakan tegas terhadap orang-orang yang ingin datang ke negara kami dan menyebarkan perpecahan," kata Burke dalam sebuah pernyataan, merinci alasan larangan kunjungan untuk politisi Zionis Israel tersebut.
"Jika Anda datang ke Australia untuk menyebarkan pesan kebencian dan perpecahan, kami tidak ingin Anda di sini," lanjutnya.
Burke menekankan, "Australia akan menjadi negara tempat semua orang bisa aman, dan merasa aman," merujuk pada komentar-komentar provokatif Rothman sebelumnya.
Menurut beberapa laporan media lokal, pihak berwenang menyatakan bahwa keputusan untuk melarang masuk Rothman juga disebabkan oleh pernyataannya di media sosial dan penyangkalan atas pelanggaran yang dilakukan oleh Israel di Gaza di tengah perang yang sedang berlangsung di wilayah kantong Palestina yang terkepung tersebut.
Dewan Yahudi Australia yang progresif di negara tersebut menyuarakan kekhawatiran atas kunjungan yang diharapkan tersebut, dengan mengatakan bahwa kunjungan Rothman merupakan bagian dari upaya untuk mendorong dukungan bagi pemerintah Israel.
Menteri Dalam Negeri Australia Tony Burke mengonfirmasi bahwa permohonan visa Rothman telah ditolak dan menyatakan bahwa dia tidak akan dapat mengajukan permohonan visa lagi selama tiga tahun ke depan.
"Pemerintah kami mengambil tindakan tegas terhadap orang-orang yang ingin datang ke negara kami dan menyebarkan perpecahan," kata Burke dalam sebuah pernyataan, merinci alasan larangan kunjungan untuk politisi Zionis Israel tersebut.
"Jika Anda datang ke Australia untuk menyebarkan pesan kebencian dan perpecahan, kami tidak ingin Anda di sini," lanjutnya.
Burke menekankan, "Australia akan menjadi negara tempat semua orang bisa aman, dan merasa aman," merujuk pada komentar-komentar provokatif Rothman sebelumnya.
Menurut beberapa laporan media lokal, pihak berwenang menyatakan bahwa keputusan untuk melarang masuk Rothman juga disebabkan oleh pernyataannya di media sosial dan penyangkalan atas pelanggaran yang dilakukan oleh Israel di Gaza di tengah perang yang sedang berlangsung di wilayah kantong Palestina yang terkepung tersebut.
Lihat Juga :