Kim Jong-un Desak Ekspansi Cepat Kemampuan Senjata Nuklir Korut, Sebut AS-Korsel Picu Perang

Selasa, 19 Agustus 2025 - 09:47 WIB
loading...
Kim Jong-un Desak Ekspansi...
Kim Jong-un mendesak ekspansi cepat kemampuan senjata nuklir Korea Utara. Dia sebut latihan militer gabungan AS dan Korea Selatan dapat memicu perang. Foto/KCNA
A A A
PYONGYANG - Pemimpin Korea Utara (Korut) Kim Jong-un menyerukan "ekspansi cepat" kemampuan senjata nuklir negaranya. Desakan ini muncul dengan alasan latihan militer Amerika Serikat (AS)-Korea Selatan (Korsel) yang sedang berlangsung dapat memicu perang.

"Hubungan militer AS-Korea Selatan yang semakin intensif dan aksi pamer kekuatan merupakan manifestasi paling nyata dari keinginan mereka untuk memicu perang," kata Kim Jong-un seperti dikutip dari Korean Central News Agency (KCNA), Selasa (19/8/2025).

"Situasi yang ada saat ini mengharuskan kita untuk membuat perubahan radikal dan cepat dalam teori dan praktik militer yang ada serta ekspansi nuklirisasi yang cepat," ujarnya.

Baca Juga: Rusia Dukung Program Senjata Nuklir Korea Utara, Gertak AS dan Sekutunya

Komentar tersebut disampaikan saat Kim Jong-un mengunjungi kapal perusak Angkatan Laut, Choe Hyon, pada hari Senin dan menerima laporan tentang sistem persenjataan kapal perang tersebut.

"Dia menyatakan kepuasannya bahwa tugas-tugas utama untuk menjadikan Angkatan Laut berteknologi tinggi dan bersenjata nuklir berjalan sesuai rencana menjelang target penilaian pada bulan Oktober," tulis KCNA dalam laporannya.

Amerika Serikat dan Korea Selatan pada hari Senin memulai latihan militer gabungan tahunan yang bertujuan untuk mempersiapkan diri menghadapi potensi ancaman dari Korea Utara yang bersenjata nuklir.

Latihan 11 hari tersebut mencakup beberapa latihan tembak langsung berskala besar, menurut pernyataan militer AS. Manuver itu disebut sebagai "latihan yang berorientasi pertahanan".

Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung berjanji pada hari Jumat untuk menghormati sistem politik Korea Utara dan membangun kepercayaan militer, sehari setelah Pyongyang mengatakan tidak berminat memperbaiki hubungan dengan Seoul.

Lee telah berjanji untuk melanjutkan dialog dengan Korea Utara yang bersenjata nuklir tanpa prasyarat sejak terpilih pada bulan Juni, sebuah pembalikan dari pendahulunya yang agresif.

Pidato Lee disampaikan sehari setelah adik perempuan Kim Jong-un, Kim Yo-jong, mengatakan Korea Utara tidak memiliki keinginan untuk memperbaiki hubungan dengan Korea Selatan.

Dia juga membantah laporan bahwa Korea Utara sedang menyingkirkan pengeras suara propaganda di dekat perbatasan kedua negara.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Mahkamah Agung Batalkan...
Mahkamah Agung Batalkan Perintah Kewarganegaraan Berdasarkan Kelahiran Trump
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Oman Tawarkan Rencana...
Oman Tawarkan Rencana Pasca-Konflik pada AS tentang Biaya Melewati Selat Hormuz
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Donald Trump Raup Rp25...
Donald Trump Raup Rp25 Triliun dari Bisnis Kripto, Lampaui Pendapatan Properti yang Dibangun Puluhan Tahun
Gempa M6,0 Guncang Pantai...
Gempa M6,0 Guncang Pantai Barat Meksiko
Terungkap! Pesawat Hantam...
Terungkap! Pesawat Hantam Gedung di China Sebelumnya Nyaris Tabrak Pesawat Airbus A330
Rekomendasi
Wali Kota Agustina Dorong...
Wali Kota Agustina Dorong Gerakan Nasional Penyelamatan Heritage Kota Maritim
Boni Hargens Sebut Polri...
Boni Hargens Sebut Polri Presisi Tulang Punggung Demokrasi
Keisya Levronka Tulis...
Keisya Levronka Tulis Lagu Aku Sepatah Hati Itu untuk Adiknya yang Jatuh di Untar
Berita Terkini
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Paksa Rusia Mengakhiri...
Paksa Rusia Mengakhiri Perang, Ukraina Intensifkan Serangan Drone ke Moskow
Siapkan Kemenangan pada...
Siapkan Kemenangan pada Pemilu Pertengahan, Trump Gelar Konvensi Partai Republik
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Infografis
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan...
Kim Jong-un: Korut Lanjutkan Pengembangan Senjata Nuklir
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved