Tampil Lebih Sopan, Zelensky Tak Lagi Pakai Kaus saat Temui Trump di Gedung Putih

Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:47 WIB
loading...
A A A
Pertemuan di Gedung Putih pada hari Senin mempertemukan Trump, Zelensky, dan para pejabat tinggi Eropa, hanya tiga hari setelah perundingan terpisah Trump dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Alaska. Trump mengatakan bahwa diskusi tersebut telah meletakkan dasar bagi kemajuan dan mengisyaratkan Ukraina kini perlu mempertimbangkan kemungkinan konsesi.

"Jika semuanya berjalan lancar hari ini, kita akan mengadakan perundingan trilateral," kata Trump, merujuk pada potensi perundingan trilateral dengan Rusia dan Ukraina.

"Kita akan bekerja sama dengan Rusia, kita akan bekerja sama dengan Ukraina," imbuh dia, seperti dikutip Newsweek, Selasa (19/8/2025).

Zelensky menyambut baik gagasan tersebut. "Kami siap untuk perundingan trilateral seperti yang dikatakan presiden," ujarnya kepada para wartawan. "Ini sinyal yang bagus. Saya pikir ini sangat bagus."

Trump mengatakan dia akan mendukung jaminan keamanan Eropa untuk Ukraina tetapi tidak menjanjikan keterlibatan pasukan AS. Sebaliknya, dia mengusulkan kehadiran keamanan "mirip NATO", dan menambahkan bahwa detailnya akan dibahas nanti bersama para pemimpin Uni Eropa.

"Mereka ingin memberikan perlindungan, dan mereka sangat yakin akan hal itu, dan kami akan membantu mereka," kata Trump. "Saya pikir sangat penting untuk menyelesaikan kesepakatan ini."

Perundingan dimulai dengan sesi tatap muka antara Trump dan Zelensky, diikuti oleh pertemuan yang lebih luas dengan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Prancis Emmanuel Macron, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer, Kanselir Jerman Friedrich Merz, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni, Presiden Finlandia Alexander Stubb, dan Sekretaris Jenderal NATO Mark Rutte.

Wakil Duta Besar Rusia untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa, Dmitry Polyansky, mengatakan kepada para wartawan: "Kami berharap para pemimpin Ukraina, alih-alih memikirkan keselamatan diri mereka sendiri, akan memikirkan rakyat mereka yang tidak ingin berperang dan yang siap untuk perdamaian, perdamaian yang adil dan langgeng."

Robert B Murrett, seorang profesor praktik hubungan internasional di Universitas Syracuse, mengatakan kepada Newsweek: "Hampir semua orang telah menyadari—dan Anda tidak ingin melepaskan posisi negosiasi Anda sebelum benar-benar bernegosiasi—bahwa prospek kelima provinsi yang dipertimbangkan tersebut kemungkinan terbagi dalam tiga kategori berbeda."
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Trump: Produsen Mobil...
Trump: Produsen Mobil AS Bisa Produksi Rudal
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Infantino Pastikan Trump...
Infantino Pastikan Trump Hadiri Final Piala Dunia 2026
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Umumkan Pengunduran Diri
Raksasa Teknologi Oracle...
Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI
Rekomendasi
Dear You dan Ketakutan...
Dear You dan Ketakutan yang Salah Arah
Potongan Aplikasi Gojek...
Potongan Aplikasi Gojek Turun Jadi 8% Mulai 1 Juli 2026, Manajemen GOTO Angkat Suara
Ditjen Polpum Dorong...
Ditjen Polpum Dorong Standarisasi Anggaran Kesbangpol Berbasis Risiko dan Kebutuhan Daerah
Berita Terkini
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Trump Kecam Pemungutan...
Trump Kecam Pemungutan Suara Senat untuk Batasi Kewenangannya dalam Perang Iran
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Senat AS Sahkan Resolusi...
Senat AS Sahkan Resolusi Penghentian Perang Iran, Pukulan Telak bagi Trump
Trump Ungkap Dana Iran...
Trump Ungkap Dana Iran yang Dilepaskan akan Digunakan untuk Beli Barang-barang AS
Pertama Kali, Dokter...
Pertama Kali, Dokter Belanda Suntik Mati Seorang Anak di Bawah Usia 12 Tahun
Infografis
Donald Trump Kembali...
Donald Trump Kembali Tampil di YouTube dan Facebook
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved