Tampil Lebih Sopan, Zelensky Tak Lagi Pakai Kaus saat Temui Trump di Gedung Putih
Selasa, 19 Agustus 2025 - 08:47 WIB
loading...
A
A
A
Jurnalis itu mengatakan kepada Zelensky bahwa pakaiannya sebelumnya dianggap tidak sopan oleh banyak orang Amerika. Zelensky membalas: "Saya akan mengenakan kostum setelah perang ini berakhir."
Pada pertemuan yang menegangkan pada Februari lalu, Zelensky mengenakan kaus lengan panjang berlambang militer Ukraina, alih-alih mengenakan jas. Pakaiannya itu menjadi sorotan media dan para pejabat Gedung Putih.
Secara keseluruhan, pertemuan hari Senin tetap berjalan sesuai rencana. Kedua pemimpin tampak frustrasi atas perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung berakhir, dan tidak ada komentar atau interupsi dari pejabat lain di ruangan itu.
Pertemuan antara Zelensky dan Trump menandai pertukaran tatap muka pertama mereka sejak KTT NATO bulan Juli dan terjadi di saat pemerintahan Trump mempertimbangkan apakah akan mempertahankan, merestrukturisasi, atau mengurangi dukungan militer AS untuk Kyiv.
Penampilan terbaru Zelensky tersebut ternyata hasil dari intervensi Gedung Putih. Menurut pejabat Eropa yang terlibat dalam perencanaan pertemuan, Gedung Putih meminta Zelensky untuk mengenakan setelan jas dan dasi tradisional.
Permintaan tersebut disampaikan melalui kantor yang menangani protokol Gedung Putih, meskipun seorang juru bicara menolak berkomentar secara terbuka.
Namun Zelensky muncul dengan kaus oblong lengan pendek berwarna gelap saat bertemu dengan utusan khusus Trump untuk Ukraina, Keith Kellogg, menurut video yang dibagikannya di X.
Sejak invasi besar-besaran Rusia pada tahun 2022, Zelensky telah meninggalkan penampilan jas dan dasi ala negarawan dan beralih ke pakaian bergaya militer, sebuah gestur solidaritas dengan tentara Ukraina. Pada tahun yang sama, dia bersumpah untuk tidak mencukur janggut atau mengenakan jas lagi sampai Ukraina meraih kemenangan.
Pilihan pakaian ini terkadang menimbulkan gesekan, termasuk saat pertemuan dengan Trump di Oval Office pada bulan Februari.
Mengapa Pakaian Zelensky Penting?
Pada pertemuan yang menegangkan pada Februari lalu, Zelensky mengenakan kaus lengan panjang berlambang militer Ukraina, alih-alih mengenakan jas. Pakaiannya itu menjadi sorotan media dan para pejabat Gedung Putih.
Secara keseluruhan, pertemuan hari Senin tetap berjalan sesuai rencana. Kedua pemimpin tampak frustrasi atas perang Rusia-Ukraina yang tak kunjung berakhir, dan tidak ada komentar atau interupsi dari pejabat lain di ruangan itu.
Pertemuan antara Zelensky dan Trump menandai pertukaran tatap muka pertama mereka sejak KTT NATO bulan Juli dan terjadi di saat pemerintahan Trump mempertimbangkan apakah akan mempertahankan, merestrukturisasi, atau mengurangi dukungan militer AS untuk Kyiv.
Penampilan terbaru Zelensky tersebut ternyata hasil dari intervensi Gedung Putih. Menurut pejabat Eropa yang terlibat dalam perencanaan pertemuan, Gedung Putih meminta Zelensky untuk mengenakan setelan jas dan dasi tradisional.
Permintaan tersebut disampaikan melalui kantor yang menangani protokol Gedung Putih, meskipun seorang juru bicara menolak berkomentar secara terbuka.
Namun Zelensky muncul dengan kaus oblong lengan pendek berwarna gelap saat bertemu dengan utusan khusus Trump untuk Ukraina, Keith Kellogg, menurut video yang dibagikannya di X.
Sejak invasi besar-besaran Rusia pada tahun 2022, Zelensky telah meninggalkan penampilan jas dan dasi ala negarawan dan beralih ke pakaian bergaya militer, sebuah gestur solidaritas dengan tentara Ukraina. Pada tahun yang sama, dia bersumpah untuk tidak mencukur janggut atau mengenakan jas lagi sampai Ukraina meraih kemenangan.
Pilihan pakaian ini terkadang menimbulkan gesekan, termasuk saat pertemuan dengan Trump di Oval Office pada bulan Februari.
Lihat Juga :